Ini Kiat Sukses Para Tuner Aftermarket Menjadi ‘Pandemi Winner’ Sepanjang 2021

- Advertisement -

NMAA News – Para pelaku industri mencari alternatif terbaik dalam mendorong geliat dunia modifikasi dan aftermarket. Serta tetap mengikuti protokol kesehatan, aspek keselamatan, dan kesejahteraan bagi semua pihak.

Di tengah kondisi Pandemi Covid-19 yang belum mereda dalam jangka waktu pendek, mendorong perubahan gaya hidup dan rutinitas harian secara masif. Tak terkecuali dunia usaha yang digeluti para pemain modifikasi di bidang jasa dan penjualan produk aftermarket. Karenanya, harus beradaptasi dengan kondisi saat ini.

Meski begitu, sesuai visi misi National Modificator & Aftermarket Association (NMAA)  berupaya terus mendorong dan menginovasi. Hal tersebut diantaranya dengan terus mendukung sejumlah promosi, memberikan gagasan dan penjualan kreatif di tengah pandemi. Termasuk menghelat gelaran expo dan lifestyle terbesar: IMX 2021 ‘Limitless’ – All Virtual 2 Oktober lalu.

Yoong Motor Indonesia, yang dipimpin oleh Yoong Yomin, membawa 64 cabangnya dalam beberapa program IMX 2021 yang diusung NMAA. “2021 memang awalnya cukup sulit, tapi kami terus mengupayakan kolaborasi, dan melalui IMX terus terang kami sangat terbantu, ini menjadi jembatan berbagai merek berkolaborasi, membuat karya, hingga menghasilkan dampak positif yang langsung terasa oleh para pecinta industry otomotif Nasional. Mungkin bisa dibilang, di Yoong Motor Group justru dimasa pandemi ini kami meraih catatan-catatan historikal. Terimakasih NMAA selalu mendukung industry ini,” Ujar Yoong Yomin memberikan pendapat di sela sela gelaran Gathering Yoong Motor Group.

Lain lagi cerita dari punggawa sarung mobil print Bitelblack. Bitelblack membuat berbagai promosi melalui kampanye-kampanye yang menitikberatkan pada promosi daring. Bahkan, menurutnya bisa lebih efisien dalam menggaet pasar internasional. Seperti Malaysia, Singapura, Brunei dan negara asia lainnya.

“Untuk menyiasati kondisi saat ini, kita masih tetap dengan promo penjualan via online dan iklan tertarget. Selain itu dibantu oleh beberapa pegiat otomotif Nasional salah satunya dukungan NMAA tentunya,”terang Rizka.

“Selain itu, kami terus menjaga kualitas material. Bitelblack menggunakan dua jenis bahan sesuai penggunaan dalam atau luar ruangan. Untuk outdoor bahan cover-nya adalah nylon coating yang dilengkapi dengan sealant over heat. Sementara untuk indoor bahannya katun stretch premium dengan bahan sateen velvet, semuanya berkualitas,” jelas Rizka dari Bitelblack.

Foto: Turtle Wax

Lalu, Laris Chandra Group selaku pemegang merek STP dan Turtle Wax di Indonesia, sepakat dalam terus menginisiasi kampanye daring melalui berbagai promosi di marketplace nasional. STP dan Turtle Wax getol dalam setiap gerakan penjualan daring, terutama dalam membuat produk bundling atau promosi yang tentunya selalu menyempatkan edukasi dari setiap produk STP maupun Turtle Wax.

Di Indonesia Modification Expo sendiri, kedua produk ini selalu hadir sejak awal IMX digelar, 2018. “Produk kami selalu hadir untuk memberikan solusi, karena secara kualitas produk, Turtle Wax maupun STP tentunya sudah tidak diragukan lagi, oleh karena itu kami selalu mengikuti setiap program di NMAA, tentunya melalui IMX yang memiliki kampanye digital yang sangat kuat,” ujar Stanley Tjhie, Business Development PT Laris Chandra menambahkan.

Itulah kiat dari berbagai punggawa merek aftermarket nasional yang berhasil bertahan, bahkan menang sepanjang pademi 2020-2021. Tentu saja kita semua berharap, pandemi bisa segera usai dan industri otomotif dapat segera bangkit 2022 nanti! Maju terus industri otomotif nasional.

Related Articles

Stay Connected

22,935FansLike
0FollowersFollow
3,124FollowersFollow
- Advertisement -

Latest Articles