NMAA News – Saat ini sudah tidak aneh melihat perempuan mengemudi mobil sendiri di jalan. Selain kemampuan mengemudi yang baik, hal lain yang perlu dikuasai perempuan adalah terkait perawatan mobil kesayangan mereka.
Perawatan dibutuhkan untuk memastikan komponen mobil selalu dalam kondisi prima untuk menghindari potensi masalah seperti mogok atau kecelakaan di jalan. Berikut langkah perawatan ringan mobil yang bisa dilakukan sendiri di rumah.
1. Rajin Memanaskan Mesin
Jika mobil jarang digunakan, sebaiknya panaskan mesin 3 kali seminggu atau minimal satu kali seminggu agar kualitas oli tidak menurun. Mesin lama tidak dinyalakan membuat oli mesin mengendap terlalu lama, sehingga begitu mesin dinyalakan akan ada komponen mesin seharusnya terlumasi namun tidak terkena pelumasan.
Hal ini akan menyebabkan keausan dan mempercepat proses kerusakan mesin mobil. Selain tentunya terjadi proses oksidasi yang bisa merusak formula kimia oli mesin.
2. Cek Kondisi Ban Mobil
Sebelum berkendara di pagi hari, pastikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan karena akan mempengaruhi kenyamanan, pengendalian, dan keawetan pemakaian ban. Sempatkan memeriksa kondisi ban, apakah terlihat benda tajam atau kerikil menancap alur telapak ban yang dapat merusak telapak ban dan membuat ban bocor halus.
Termasuk memastikan ketebalan telapak ban masih di atas Tread Wear Indicator (TWI) untuk menjaga daya cengkeram ban. Periksa pula kondisi dinding ban dari potensi sobek atau benjol yang membahayakan jika dipaksakan dipakai.
3. Periksa Kondisi Cairan Mobil
Pastikan cairan mobil cukup sesuai batasan yang ditentukan, seperti air wiper yang penting untuk membantu membersihkan kotoran di kaca depan mobil di musim hujan maupun air radiator untuk menjaga suhu mobil dalam batas optimal. Pastikan level air pada reservoir tank sesuai dengan level yang disarankan sebagai cadangan, termasuk memeriksa ketersediaan minyak rem untuk memastikannya tidak bocor.
4. Cek Oli Mesin
Wanita pemilik mobil dapat memeriksa kecukupan oli mesin melalui dipstick yang tersedia di sisi mesin. Tambahkan jika kurang dan pastikan selalu mengganti oli mesin setiap 10.000 km atau 6 bulan, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu. Jika tidak ingin ribet, lakukan penggantian oli mesin sambil servis berkala di bengkel resmi terdekat.
5. Pastikan Fungsi Lampu Mobil
Pastikan seluruh lampu mobil berfungsi normal dan tidak ada yang mati. Seperti lampu depan dan belakang untuk membantu daya pandang di malam hari dan membuat mobil terlihat pengguna jalan lainnya.
Pastikan pula lampu rem menyala untuk menghindari mobil ditabrak dari belakang saat mengurangi laju. Cara mengecek lampu mobil juga mudah, cukup nyalakan dan lihat bayangan sinar lampu di tembok garasi rumah. Segera ganti jika lampu mobil mati.
6. Bersihkan Kendaraan dari Debu
Bersihkan karpet, jok mobil, dan dasbor dari kotoran, khususnya debu, menggunakan vacum cleaner dan dilap hingga bersih. Selain untuk menjaga kenyamanan, upaya ini juga untuk menjaga kesehatan penumpang karena debu mungkin membawa bakteri atau virus sumber penyakit.
Kotoran yang tertinggal di dalam mobil dapat meninggalkan bau tidak sedap dan mengundang binatang pengganggu seperti semut atau tikus, terutama kotoran dari sisa makanan yang tumpah.
7. Jangan Lupa Servis Berkala
Servis berkala memiliki peran penting menjaga kondisi kendaraan. Karena kesibukan, bisa saja servis berkala mobil kesayangan menjadi terlupakan. Bila Anda sebagai wanita karis waktunya sempit, bisa memanfaatkan layanan Home Service untuk servis berkala di rumah pelanggan di waktu yang ditentukan sendiri oleh pelanggan. Manfaatkan pemesanan melalui aplikasi online yang tersedia.


