Hyundai Tepis Isu Berhentikan Produksi Mesin Pembakaran Internal

0
Foto: Hyundai
- Advertisement -

NMAA News – Penghujung 2021 lalu, Business Korea melaporkan bahwa Hyundai Motor Company diduga telah menghapuskan Engine Development Center di kantor pusat R&D yang memiliki 12.000 karyawan di Korea Selatan. Selain itu, kebijakan baru pembuat mobil itu adalah untuk tidak lagi meluncurkan kendaraan baru yang hanya didukung oleh teknologi ICE.

Sebaliknya, semua pengembangan powertrain telah diubah khusus untuk elektrifikasi saja. Hyundai membuat keputusan strategis untuk fokus mengamankan teknologi baterai dengan pendirian Battery Development Center.

Beredarnya kabar ini di kalangan publik tentunya memicu beragam spekulasi. Meski demikian, pihak perusahaan menyangkal kabar yang santer beredar itu.

Foto: kedglobal.com

Dilansir dari Business Korea kepada motor1.com, salah seorang Senior, Senior Group Manager di Hyundai Motor America, Michael Stewart, menjawab sejumlah pertanyaan. Utamannya, soal kabar pengembangan mesin pembakaran internal.

“Hyundai Motor Group bisa memastikan bahwa kami (Hyundai) tidak menghentikan pengembangan mesin pembakaran, menyusul adanya spekulasi media baru-baru ini. Grup kami didedikasikan untuk menyediakan portofolio powertrain yang kuat kepada pelanggan global, yang mencakup kombinasi mesin yang sangat efisien dan motor listrik nol emisi.” tulisnya dalam email dikutip dari motor1.com

Kabar belum menjawab beragam pertanyaan yang lebih dulu beredar. Terlebih lagi, Eropa lebih dulu mewujudkan aturan penggunaan mobil listrik murni 2035 mendatang. Bahkan, berdampak terhadap keberadaan kendaraan konvensional seiring mulai berlaku regulasi emisi Euro 7.

- Advertisement -