NMAA News – Sedan dalam jajaran Motuba (Mobil Tua Bangka) memiliki persona abadi. Seperti deretan sedan Honda dengan bahasa desain seolah tak lekang oleh zaman, apalagi beberapa sudah dibekali mesin VTEC andalannya.
Tidak jauh berbeda dengan negara lain, sedan Honda di Indonesia dikenal dengan kehadiran dua merek. Accord dan Civic. Simpelnya, para pebisnis atau pria dewasa banyak memilih Honda Accord karena alasan tampilan dan dimensi tubuh lebar. Sedangkan generasi muda biasanya lebih menyukai Honda Civic lantaran tubuh ringkas, bobot ringan dan banyak varian hatchback.
Ryan Sebastian justru memilih poin pertama, sedari duduk di bangku sekolah dasar Honda Accord Maestro telah membekas di ingatan. Hingga akhirnya dimiliki dan dimodifikasi olehnya yang kini menginjak sekitar 10 tahun.
Beberapa oprekan Maestro 1992 miliknya juga hampir menyentuh seluruh bagian. Tantangan demi tantangan hadir, apalagi sedan empat pintu ini bukan mobil favorit para builder. Ditunjang impian dan passion tinggi, tentu saja Ryan mesti mampu membuktikan perkataannya. Menunjukan modifikasi proper, bisa dipakai harian dan tentunya tetap stylish.

“Sebetulnya, konsep mobil ini lebih ke membangun mobil bapak-bapak menjadi potensial untuk dimodifikasi dan daily use. Terlebih, mengekspos sisi ekslusifitas Accord Maestro versi JDM atau USDM dengan beberapa aksesoris atau fitur yang enggak dimiliki versi lokal,” ujar Ryan kepada NMAA Media.
Mengembalikan wujudnya lebih personal, Ryan mengawali proses modifikasi dari 2010 lalu. Bermodal membeli beberapa aksesoris impor, hingga akhirnya ia menyibak sendiri beberapa parts modifikasi hingga ke Malaysia, Thailand dan USA.
“Membangun mobil jarang tapi bisa dibuat proper look, itu punya rasa kepuasan tersendiri. Dibanding memodifikasi mobil yang sudah banyak dimodif,” bisiknya. Bahkan, totalitas Ryan terbukti setelah bertandang ke Malaysia mencari cari barang half cut. Sekaligus bisa kopdar dengan komunitas Maestro.
Yakin dengan tekadnya, Ryan mulai memberanikan diri memulai proses restorasi bodi repair sebanyak dua kali.”Penyakitnya memang itu, dilanjut ganti mesin dan kaki-kaki, sampai beberapa detail lain,” terang member HMRC (Honda Maestro Riders Club) ini.

Proses mendasar justru mesti dilakukan dua kali. Karena sempat gagal pada kali pertama. Akhirnya, dia pun bekerjasama dengan produsen cat Cromax Axalta untuk kemudian dirujuk ke bengkel spesialis. Setelah rampung body works, balutan kelir warna abu-abu terlihat senada dipadu ubahan eksterior lain.
Dari proses restorasi tersebut memberi banyak pengalaman dan wawasan baru. Alhasil, mobilnya pun diberi nama Sensei atau Guru dalam bahasa Jepang.
Seluruh rombakan modifikasi ditunjang dengan berbagai parts OEM maupun aftermarket. Perpaduan unsur JDM dan Eropa semakin kentara. Lihat saja, banyaknya ubahan eksterior semisal headlamp one piece versi JDM, bumper versi JDM, grill Eye LED besutan G Square, kemudian lip bumper dan side skirts berbahan karet merek Xenon.

Kosmetika khas JDM diperkuat dari pilihan velg Enkei RS Evolution R17 berbalut ban GT Radial Champiro HPY di keempat sumbu roda. Supaya sektor kaki-kaki tetap stabil, dilengkapi pemasangan Eibach Sport Kit plus Valen damper kit. Nah, khusus pengereman sudah ditenagai oleh peranti Discbrake Brembo.
Beralih ke bagian belakang, bumper orisinal Accord Maestro masih bercokol di posisi bawah. Tapi, ornamen lain semisal rear foglamp plus rear side marker membuat tampilannya makin segar.

Dibalik kap, kini sudah dibenamkan mesin Honda H22 bukan lagi mesin bawaan F20. Lonjakan tenaga ditunjang berkat ubahan di sejumlah part penting. Antara lain, short block asli Honda Prelude, head intake H22 versi Euro R.
Dilanjut ubahan pada intake, koil dari Mallory, Fuel Pressure TOMEI, Simota Turbo Cyclone, hingga Apexi Open Filter dan Pivot Megaraizin. Tenaganya diklaim bisa menembus sekitar 220 HP.
Sentuhan mesin dan performa digarap oleh Riziq Motor yang berlokasi di Jati Padang Pasar Minggu. Sedangkan khusus kelistrikan, Ecu dan wiring engine dipercayakan ke Kang Ian (Semi Wireruck) dan Kang Asep (Ecu dan Wiring). Kedua tuner tersebut juga masih satu klub dengan Ryan di HMRC.

Melongok ke ruang interior, kesan racy terlihat senada di kursi baris pertama oleh penggantian jok bawaan menjadi Recaro SR3 meski baris belakang tetap standar. Kesan eksklusif lainnya dihadirkan dari pemasangan instrumen cluster dari Honda Accord Maestro JDM, setir kemudi ‘Persona’ dari Italia, juga dash tray menutupi dasbor aslinya.
Sejumlah tombol option Maestro versi lokal memang terbilang ‘hemat’. Berbeda dengan versi luar ada beberapa tombol option seperti half antena, parking pole, moon roof, atau foglamp.
Sektor hiburan ruang kabin juga tak kalah menarik. Pemasngan Head Unit Pioneer 8850 sebagai peranti monitoring audio ke Cubig Monoblock 1.500 untuk mengeluarkan suara merdu ke speaker 3way Cello Perfomance 7, Pioneer Coaxial Speaker dan Subwoofer Crossfire 12″. Sementara itu, peranti Cubig Power 4channel melengkapi seluruh ubahan sistem audio.

Penasaran detail modifikasi Honda Accord Maestro 1992? Simak dulu list berikut ini!
Mesin dan Performa:
JDM H22A4 Short Block
JDM H22A Euro R Cylinder Head
JDM H22A Euro R Intake
Racing Coil Mallory
Fuel Pressure TOMEI
Simota Turbo Cyclone
Apexi Open Filter
Pivot Megaraizin
GPlus Hose Fullset
Audio:
Head Unit Pioneer 8850
3way Cello Perfomance 7
Pioneer Coaxial Speaker
Cubig Monoblock 1.500
Cubig Power 4channel
Subwoofer Crossfire 12″
Eksterior :
JDM OEM Accord CF4 Th 2000 Moonroof 2step
JDM OEM Onepiece Headlamp 9293
JDM USDM OEM Intersection light Sm4 Cb3 Cb7
JDM OEM Foglight
USDM Grill Gsquare and Eye lids
USDM Xenon Lip and Sideskirt USA
JDM USDM OEM Signal Light SIT
JDM OEM Wing Spoiler SiT
JDM USDM OEM Honda Access Doorvisor
JDM OEM Honda Access Moonroof Visor
AG Rear Visor made in Malaysia
USDM Albino Tail lights
JDM USDM OEM License Plate Holder
JDM USDM Honda Rear foglight white and red
JDM Rear Sidemarker
JDM USDM OEM Retractable Mirror
JDM Antena Sm4 with HALF module
JDM OEM Parking Pole
JDM Accord Emblem 2.0 EXL-iSuperStage
JDM CLIO CHUO Emblem and Keychain
USDM Honda of America Emblem
JDM Front Bumper
JDM Retract Mirror
JDM OEM Rear Parking Pole
Interior :
JDM OEM F-Foglight Switch
JDM OEM R Foglight Switch
JDM OEM Pole Switch
JDM OEM Half Switch
JDM OEM Maplight
JDM OEM Armrest Console
JDM OEM Cup Holder Console
Mb Tech Camaro
RECARO SR3
Personal Steering Wheel
OEM Retract Mirror Switch OEM Moonroof Switch
Mugen Pedal
JDM OEM Sunvisor CF4
USDM Honda of America Carpet
USDM MPH Cluster
JDM Dashboard Tray
Do Luck VTEC Indicator
Kaki-kaki:
JDM ENKEI RS EVOLUTION R17
GT Radial Champiro HPY
Eibach Sport Kit with Valen damper kit
Brembo Discbrake


