NMAA News – Sesuai amanat organisasi yang tercetus dalam kesepakatan bersama saat Rapat Umum Anggota Oktober 2021 lalu, pengurus teras Volkswagen Van Club (VVC) sepakat memasukkan agenda bakti sosial (baksos) di setiap kegiatan touring wisata yang menjadi salah satu identitas VVC di kancah komunitas penggemar VW klasik di Indonesia.
Isyarat memasukkan agenda baksos di setiap kegiatan touring yang akan mulai dilakukan secara rutin mulai 2022 ini, sebenarnya sudah diungkap saat pelantikan Ketua Umum baru VVC periode 2021-2024 pada 29 Oktober 2021 beberapa waktu lalu.
Usai pelantikannya saat itu, Ketua Umum VVC yang baru, Irjen Pol. (Purn) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, MM., yang juga Komisioner Kompolnas 2020-2024 dari unsur Pakar Kepolisian menyampaikan, kegiatan VVC nantinya akan terfokus pada wadah silaturahmi, kreasi, rekreasi, dan sosial.
Untuk realisasi aspek sosialnya, mengawali giat touring perdana di 2022, VVC langsung menggelar touring wisata ke daerah Garut, Jawa Barat, (15-16/1/2022) sebagai contoh awal bagaimana touring VVC kini sambil diisi giat baksos yang bekerja sama dengan pinpinan Muspika wilayah setempat.

Berlokasi di Villa Darajat 37, VVC membagikan paket donasi sembako yang dikumpulkan dari para anggotanya, untuk diberikan ke mereka yang sudah berusia lansia dan anak yatim. Paket donasi sembako para lansia dan anak yatim sejumlah 50 orang ini merupakan bentuk kepedulian sosial VVC terhadap sesama.
“Saya berharap kualitas touring VVC harus meningkat. Kalau sebelumnya touring hanya dinikmati segelintir dari kita, maka alangkah baiknya kita berbagi kebahagiaan itu bersama masyarakat setempat di tujuan touring. Jadi tidak hanya sekadar touring saja, namun turut peduli sesama,” sebut Pudji Hartanto saat sambutannya di acara baksos VVC di Kecamatan Pasir Wangi, Minggu (16/1/2022).
Pada Oktober 2021, usai pelantikannya sebagai Ketua Umum VVC, Pudji Hartanto mengajak anggota VVC untuk bergerak bersama secara aktif guna mewujudkan VVC sebagai klub hobi otomotif yang terus hebat sekaligus menjadi wadah silaturahmi, kreasi, rekreasi, dan sosial.
Selain itu, Pudji Hartanto juga menyampaikan dalam berkegiatan rekreasi atau touring, harus tetap ada aspek sosialnya. Wujudnya bisa berupa bakti sosial ke daerah sekitar tujuan touring VVC. “Kendati sosialnya itu tidak direncanakan, pada saat kumpul, harus tetap diusahakan berapapun terkumpul hasilnya,” ujarnya saat itu.

