Bamsoet Jual Tiga Video Kecelakaan Bersama Sean Gelael di OpenSea Seharga 5 Ethereum

0
Foto: Ist @gelaelized
- Advertisement -

NMAA News – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo berencana menjual tiga buah video kecelakaan bersama Sean Gelael dalam format Non-Fungible Token (NFT). Video kecelakaan tersebut merupakan kejadian tak terduga, saat dirinya dan pembalap Sean Gelael mengikuti kejurnas Meikarta Sprint Rally, November 2021 lalu.

Aset digital tersebut nantinya dilepas di jejaring marketplace OpenSea. Soal harga, ketiga video dijual mulai 5 Ethereum dengan besaran 1 Ethereum saat ini senilai USD 2.840. Melalui di akun Instagramnya, Dewan Komite NMAA yang akrab disapa Bamsoet ini mengatakan, hasil penjualan akan disumbangkan untuk pembangunan tempat ibadah.

“Seluruh hasil penjualannya, baik yang didapat dari penjualan perdana maupun royalti setiap kali video tersebut diperjualbelikan kembali oleh para pihak lainnya, akan saya sumbangkan untuk pembangunan masjid. Tunggu tanggal mainnya,” ujar ketua umum IMI ini kepada Advisor to SE Asian Web3 and NFT Project Ihsan Fadhlur Rahman, Sabtu 5 Februari.

Selain bertujuan untuk amal dan meramaikan pasar NFT, Bamsoet berupaya memberikan memotivasi kepada para generasi muda supaya dapat menghadirkan inovasi di era modern saat ini. Sekaligus dapat menggerakan sektor ekonomi digital.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Bambang Soesatyo (@bambang.soesatyo)

Di tengah berkembangnya NFT belakangan ini, ia berharap agar dapat menjadi stimulus bagi para generasi muda mengenal literasi ekonomi digital masa depan. Sebagai informasi, NFT merupakan aset digital mengandalkan teknologi blockchain (buku besar digital) yang mendukung ethereum, bitcoin, dan aset kripto lain untuk merekam transaksi di dalamnya.

Perkembangan pesat ini, membuka jalan para anak muda mengenal NFT untuk melakukan transaksi barang berharga dengan nilai tukar baru. Semisal foto, video, video gim, musik, hingga dokumen.  Soal harga jual, bervariasi tergantung beberapa aspek lain.

“Sebagai gambaran, analitik kripto Dune Analytics melaporkan, total nilai volume perdagangan NFT di blockchain Ethereum OpenSea pada Januari 2022 sudah mencapai USD 3,85 miliar atau setara Rp 55,4 triliun. Paling tinggi sepanjang sejarah keberadaan NFT,” terang Bamsoet.

Bamsoet mengatakan, banyak peluang yang bisa didapatkan dari kemajuan teknologi informasi di era sekarang ini.

“Generasi muda dengan tingkat kreativitas yang tinggi pasti bisa menghasilkan karya hebat yang bisa dijual melalui NFT. Dengan adanya kemajuan teknologi informasi tersebut, target pasar yang bisa didapat tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga bisa diakses berbagai orang dari seluruh penjuru dunia,” tandas Bamsoet.

- Advertisement -