BMW Klaim Mesin 6 Silinder dan V8 Akan Bertahan Hingga 2030

0
Foto: Carbuzz
- Advertisement -

NMAA News – Raksasa otomotif Eropa, BMW mulai mengambil sikap terhadap perubahan besar di masa depan. Memasuki era mobil listrik yang mulai digemari, tentunya akan  menggantikan teknologi mesin konvensional secara perlahan.

Langkah ini juga dipercepat pemberlakuan aturan emisi ketat di sejumlah negara eropa. Meski begitu, ada beberapa tahapan khusus bagi BMW agar usia mesin 6 silinder dan V8 mereka sedikit lebih panjang.

Mantan CEO BMW M, Markus Flasch mengatakan, kedua mesin pembakaran internal masih diminati hingga kini. Lantaran memiliki sensasi berkendara dan karakteristik khas.

Apalagi Flasch yang kini bertanggung jawab atas kendaraan besar kelas atas di BMW menyebut, butuh beberapa tahun lagi bagi divisi M untuk memasang powertrain listrik di lebih banyak mobil mereka.

“Jangan khawatir,” singkat Flasch, saat ditanyai kemampuan mesin berkubikasi besar memenuhi standar Euro 7 dikutip dari Auto Motor und Sport.

Walaupun, mulai berlaku pada 2025 mendatang, sejumlah pabrikan mobil mulai bersikap terbuka terhadap perubahan. Hal ini ditunjukan dengan banyaknya mobil performa bertenaga listrik. Terutama bersiap mematuhi peraturan standar Euro 7.

“Kami telah menemukan solusi teknis untuk mempertahankan mesin 6 silinder segaris kami hingga setidaknya akhir dekade – untuk kendaraan jalanan dan balap,” ucapnya.

Diketahui, para insinyur BMW telah menemukan cara untuk lebih mengoptimalkan proses pembakaran. Sejumlah pengembangan mulai dilakukan agar mesin 6 silinder dapat mematuhi standar Euro 7.

Sejumlah penyempurnaan pada mesin 6 silinder diklaim masih dapat digunakan meskipun memiliki kapasitas lebih dari 3.0 liter. Flasch meyakinkan, bahwa mesin V8 garapan BMW cukup efisien digunakan hingga 2030.

- Advertisement -