Luruskan Salah Kaprah, Rem Brembo Tidak Hanya untuk Kompetisi, Tapi Cocok untuk Harian

0
(Ki-Ka): Fransiskus Winata, Benny Wijaya Liem, Mita Puspitasari
- Advertisement -

NMAA News – Selama ini banyak pemahaman yang salah kaprah bahwa produk rem Brembo hanya untuk kebutuhan kendaraan performa tinggi, modifikasi, atau kendaraan spesifikasi kompetisi. Padahal, Brembo selain mengeluarkan produk kompetisi, juga memasarkan produk peranti atau komponen rem untuk kebutuhan mobil harian.

Hal tersebut ditegaskan Benny Wijaya Liem, selaku General Manager PT Sanjusan Hazana Motor (SHM) yang mengageni merek Brembo di Tanah Air, saat berdiskusi soal produk rem Brembo dan promonya jelang Lebaran, bersama media terbatas di bengkel Kudamas Auto Indo di bilangan Sunter, Jakarta Utara, Kamis (14/04/2022).

Pernyataan Benny soal produk rem Brembo yang penggunaannya kini lebih populis tersebut guna meluruskan pemahaman salah kaprah yang terlanjur beredar di masyarakat. Karena image yang berkembang banyak dipakai di dunia kompetisi atau racing, maka wajar akhirnya citra peranti rem Brembo mengarah ke sana.

“Bahwa Brembo memproduksi komponen rem untuk kompetisi memang benar, dan itu sudah terbukti di berbagai ajang balap nasional dan internasional. Namun selain itu, kita juga memproduksi komponen rem untuk mobil harian dengan kualitas setara untuk penggunaan balap. Artinya, material yang dipakai memang berkemampuan lebih tinggi dari produk sejenis,” beber Benny.

Menurutnya, kini pemilik mobil di Indonesia bisa menyematkan peranti rem Brembo di mobil hariannya dengan sensasi berbeda. “PT SHM sebagai Sole Distributor Brembo Aftermarket kini telah menyiapkan berbagai jenis komponen rem Brembo untuk berbagai merek dan tipe mobil yang dipasarkan di Indonesia,” jelas Benny.

Latar belakang dipasarkan produk rem Brembo untuk mobil umum atau harian ini, menurut Benny, salah satunya mengacu tingginya angka kecelakaan akibat kegagalan pengereman saat mobil digeber kecepatan tinggi.

“Performa pengereman tidak mumpuni inilah berakibat fatal. Saat mengerem di kecepatan tinggi rem harus cepat membuang energi panas dan pemuaian agar tetap pakem. Karena itu kondisi perangkat rem perlu dicek berkala dan diservis periodik agar terjaga performanya.”

Sementara rekan Benny, Fransiskus Winata selaku Assistant Manager (Sales) PT SHM yang akrab disapa Frans menambahkan, dalam persiapan menjelang Lebaran, peranti rem jangan lupa dicek kondisinya. Karena kebanyakan pemilik mobil hanya menyervis mesin dan kaki-kaki saja, di luar sistem rem yang punya peran vital.

“Banyak kejadian saat mudik, selalu ada aja kecelakaan akibat kegagalan pengereman. Pada umumnya di jalan tol orang menggunakan speed tinggi dan saat ingin melakukan pengereman remnya bermasalah. Mungkin salah satunya karena kurang diservis. Akan menjadi masalah dan membahayakan karena saat melakukan pengereman, mendadak hasilnya tidak maksimal,” jelas Frans.

Terkait penjualan produk rem Brembo untuk mobil harian, selain sosialisasi rem Brembo cocok dipakai harian, pihaknya kini juga gencar melakukan edukasi dan mengajak masyarakat akan pentingnya merawat dan melakukan servis rem. Tentunya agar kinerja rem tetap optimal dalam berbagai perjalanan.

Soal produk yang tersedia, Frans menyatakan sebagai distributor resmi aftersales Brembo, PT SHM langsung berafiliasi dan berpayung pada Brembo Italia. Brembo sendiri menyediakan paket peranti rem komplit yakni seperti kaliper set, brake pad, rotor disk (piringan cakram), hingga brake fluid DOT 4 dan DOT 5 untuk semua jenis mobil.

Untuk material brake pad, Brembo mengedepankan jenis brake pad ceramic untuk penggunaan mobil harian. Brake pad ini mengandung 30% bahan metal sehingga koefisien gesekan lebih tinggi, sehingga membantu jarak pengereman lebih baik atau lebih pendek.

Komponen Brembo selanjutnya adalah rotor disk brake dengan material terbaik tahan panas tinggi yang cocok mendukung pengereman mobil. Rotor disk brake Brembo ini menurut Frans hanya dibanderol Rp 600 ribu sampai 1,2 juta per buah.

Sedangkan untuk harga brake pad Brembo berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 800 ribu per set tergantung mobil. “Sebetulnya untuk brake shoe yang dipakai rem teromol, kami juga sudah ada. Tapi pasarnya lebih ke permintaan fleet. Karena kendaraan niaga masih banyak adopsi rem teromol ini,” jelas Frans.

Sementara minyak rem (brake fluid) produk Brembo, punya dua jenis tipe DOT 4 dan DOT 5.1. Perbedaan angka keduanya adalah pada titik didihnya. Angka makin besar menunjukkan titik didih makin tinggi. Biasanya brake fluid dengan titik didih tinggi akan membuat pengereman lebih pakem dan mampu diforsir dalam pengendaraan yang berat.

“Rem yang terlalu sering dipakai membuatnya akan cepat panas akibat tingkat gesekan tinggi. Suhu tinggi pada piringan cakram, brake pad dan kaliper membuatnya menjadi tidak optimal menahan laju mobil. Biasanya kondisi ini sering terjadi saat sering melewati jalan turunan curam hingga mobil dibawa pada kecepatan tinggi. Rem semakin panas, performanya semakin rendah,” jelas Frans.

“Apalagi kalau jalannya banyak turunan dan tidak dibantu engine brake. Akan membuat performa rem menurun. Kalau pakai Brake Fluid dengan titik didih tinggi akan membuat rem tidak cepat panas, karena titik didihnya gak nyampe-nyampe, meski komponen lain sudah panas,” imbuh Frans.

Terkait keselamatan berkendara dan peduli keluarga, pihak SHM mengimbau para pengguna dan pemilik mobil untuk lebih memberikan perhatian pada sektor sistem rem agar kinerjanya tetap maksimal.

Untuk itu, karena peduli dengan tingkat keselamatan berkendara lebih baik, PT SHM melalui program servis rem dan free pergantian brake pad, dan brake fluid selama jelang Lebaran ini.

PT SHM berharap, para pemilik kendaraan roda empat bisa merasakan performa terbaik sistem pengereman mobil sesuai tagline Brembo, yakni “Every Car Deserves Brembo”. Di mana mobil harian bisa merasakan langsung sensasi dan performa teknologi rem yang dipakai balap Formula 1 hingga ajang balap reli dunia.

- Advertisement -