NMAA News – Bertepatan dengan ulang tahun ke-50 Nurburgring 24 Hours, Mini mengumumkan partisipasinya kembali ke ajang balap ketahanan setelah vakum selama 10 tahun. Perusahaan otomotif ini rencananya akan menerjunkan Mini John Cooper Works khusus menjajal ajang balap tersebut.
Rencananya, mobil akan berlaga di kelas SP3T dengan kelengkapan roll cage , tangki bahan bakar 100 liter (26,4 galon), dan unit pengangkat hidrolik untuk balapan ketahanan. Agar performanya melejit, sejumlah penyempurnaan dilakukan.
Proses modifikasi dikerjakan oleh bengkel spesialis balap, Bulldog Racing di Eifel, Jerman. Terlebih dulu, mendongkrak tenaga Mini JCW dengan berbagai part performa termasuk kanlpot. Hingga sanggup menembus 306 PS dan torsi puncak 450 Nm. Tenaga tersebut dikawinkan dengan girboks steptronik 8 percepatan ke differensial belakang dan sistem penggerak roda.

Selain itu juga merombak bagian bodi, reduksi bobot, optimalisasi kemampuan aerodinamika semisal memasang wing belakang ukuran besar yang dapat disesuaikan. Diikuti pemasangan part body kit meliputi splitter depan, diffuser belakang, suspensi dan kaki-kaki lebih rigid, hingga penyempurnaan sektor lain.
Guna meningkatkan cengkraman rem, rencananya peranti pengereman M Performance akan dipasang di keempat roda.

Selebihnya, mobil balap tersebut bakal diberi desain livery khusus bertema “Made in Nurburg” sebagai wujud penghormatan tradisi balap MINI. Memadukan skema warna warna merah dan putih yang terinspirasi dari kiprah Mini di ajang balap sedari 1960an.
Modifikasi balap dilakukan oleh Bulldog Racing di Eifel, Jerman, tidak jauh dari trek dimana model spesial ini akan melakukan debut balapnya. Nurburgring 24 Hours akan berlangsung dari 26 hingga 29 Mei dan para pembalap harus berkompetisi di trek sepanjang 25,378 km (15,769 mil) yang terdiri dari trek Nordschleife dan Nurburgring Grand Prix.

