Honda Jazz GK5 Tambah Sangar Usung Konsep Street Racing, Bukan Buat Gaya Semata

- Advertisement -

NMAA News – Setelah resmi pensiun dari pasar otomotif indonesia, Honda Jazz rupanya masih banyak diminati para modification enthusiast di Tanah Air. Hingga kini, banyak opsi modifikasi yang cocok diwujudkan di pada unit hatchback kebanggaan Honda tersebut yang sudah 18 tahun dijual di Indonesia.

Hal ini juga diakui Ade, salah seorang pemilik Honda Jazz GK5 alias generasi terakhir asal Medan. Saat gelaran Road to OLX Autos Indonesia Modification Expo 2022: Autoday Medan beberapa waktu lalu, Jazz keluaran 2015 miliknya terpilih ke dalam jajaran mobil modifikasi terbaik di NMAA Top 10.

“Walau enggak lagi diproduksi memang Honda Jazz jadi impian banyak orang untuk dimodifikasi. Punya saya ini mengusung tampilan Street Racing, yang dikonsep supaya tetap aman dipakai harian,” ujar Ade kepada NMAA.

“Tapi memang pas kemarin di Autoday itu proyek Sangkuriang. Kami kerjakan pemasangan BBK belakang dan parts carbon cuma dalam waktu 4 hari,” sambungnya.

 

Foto: NMAA

Ketimbang hanya jadi ‘ratu garasi’, bagi Ade membangun mobil jadi sebuah kebanggan. Bahkan, ia makin pede tetap pakai Honda Jazz. Walaupun sudah tidak diproduksi, rasanya ada eksklusivitas tersendiri.

“Semua sektor modifikasi kita tonjolkan, karena memang selain mejeng di kontes modifikasi. Mobil ini masih dipakai harian, misalnya pas weekend,” ungkap Ade.

Tampilan Street Racing sudah dikenali dari bagian depan mobilnya. Beberapa parts diganti dengan bahan serat karbon. Misalnya kisi-kisi bumper depan, splitter, dan kap mesin. Dilanjut hadirnya material serupa pada bagian pilar pintu, bagasi belakang dan diffuser bergaya racing.

Supaya tampangnya lebih muda, Ade juga memberi tampang Jazz GK5 versi 2019 serta proses repaint menggunakan warna purple dari produk cat otomotif Indonesia, Belkote Paints.

Foto: NMAA

Tampilan sangar di bagian bodi tersebut kemudian disandingkan dengan velg bermodel twin multi-spoke ukuran 18 inci berbalut ban Accelera. Supaya posturnya semakin merunduk dan ‘nyetel’, sektor suspensi mengandalkan Management Air suspension (Airsus) besutan AirBFT yang sudah coilover bag.

Senada dengan ubahan agresif bagian luar, di balik kap mesin bawaan L15 sudah dioptimalkan dengan sejumlah part performa. Dimulai dari hadirya peranti turbocharger TD04, waste gate dari Turbo Smart, blow off HKS, hingga Apexi intercooler.

Dilanjut ubahan penyempurna lain seperti radiator Koyorad, costum piping, remap ECU, dan tak terketinggalan peranti dongkrak performa mesin Nitrous Oxide System (NOS) aktif.

Mesin yang sudah diracik ulang tersebut dikawal peranti Big Brake Kit besutan AP Racing 6 pot di depan dan belakang 4 pot.

Foto: @jaziee_gk5

Sektor ruang kabin menjadi fokus ubahan selanjutnya. Ade tidak ingin egois, karena mobil hariannya ini mesti membuat siapapun penumpang merasa nyaman.

“Ubahan interior memang sudah pasang jok semi bucket Bride Lowmax, setir carbon, harness bar, bahkan panel dasbor sudah carbon kevlar. Supaya tetap nyaman di perjalanan, kita pasang audio SQ Cressendo dan sudah pasang sunroof supaya muncul ilusi ruang interior jadi lebih lega dan nyaman,” ujar Ade.

Foto: NMAA

Secara pengerjaan, Ade mempercayakan ke bengkel modifikasi Auto Pilot, Medan. Dari menuju versi sekarang ditempuhnya selama 6 bulan. Sebagai perwujudan impiannya tersebut, Ade berencana bakal terus menggodok konsep modifikasi Honda Jazz miliknya ini hingga tampil all out.

Bukan tanpa alasan, ia hendak memberi sebuah apresiasi dari para punggawa bengkel Auto Pilot, Medan dan klub mobil kebanggaanya, Hasta La Vista.

“Bagian lain bakal jadi PR lagi nih. Soalnya ada rencana mau wide body, ganti velg , dan ganti warna bodi lagi,” tandasnya.

Related Articles

Stay Connected

22,935FansSuka
0PengikutMengikuti
3,379PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles