Sejarah Mobil Kepresidenan Perancis, Dimulai dari Peugeot Seri 604 sampai 5008

0
- Advertisement -

NMAA News – Kendaraan Kepresidenan Republik Perancis lebih dari sekadar mobil. Peugeot telah menjadi salah satu pemasok Istana Elysee selama setengah abad. Era mobil kepresidenan Prancis dimulai dari Peugeot 604 Valéry Giscard d’Estaing hingga Peugeot 5008 Emmanuel Macron.

Sejarah terbaru terus ditorehkan Peugeot. Emmanuel Macron, presiden yang baru terpilih, tiba di upacara pelantikannya pada 14 Juli 2017 dengan sebuah Peugeot 5008. Dia menyimpan mobil ini selama lima tahun pertamanya menjabat. Kemungkinan ini menjadikannya mobil paling banyak difilmkan dan difoto selama lima tahun terakhir.

Peugeot 5008 ini diproduksi seperti semua tipe lainnya, tetapi untuk alasan keamanan dipercayakan pabrik Rennes dan Centigon, perusahaan Breton khusus yang melakukan pelapisan kendaraan.

Selebihnya informasi yang diberikan menyangkut tata letak kursi belakang (2 kursi, bukan 3, dengan konsol tengah tertentu), pemasangan falsher depan pada kisi-kisi radiator dan lencana Kepresidenan Republik ditempelkan pada bodi.

Peugeot 5008 andalan Presiden Emmanuel Macron

Kembali pada 1991, Istana Elysée mengakuisisi Peugeot 605 di bawah François Mitterrand yang telah diperpanjang dan dilapisi perusahaan Breton Labbé, yang kemudian menjadi Centigon, yakni perusahaan yang menyiapkan Peugeot 5008 kepresidenan.

Model ini dilengkapi mesin V6 170 hp, dilengkapi pelindung baja berkekuatan tinggi dan jendela yang terbuat dari kaca anti peluru dan komposit polikarbonat. Dengan bobot 2.500 kg, 1.000 kg lebih banyak dari standar 605 V6. Limusin ini terutama digunakan oleh kepala negara yang dijamu di Prancis, seperti Mikhail Gorbachev (Uni Soviet), Hosni Mubarak (Mesir) dan Paus Yohanes Paulus II (Vatikan).

Selama 12 tahun bertugas di Istana Elysée, Jacques Chirac secara teratur menggunakan Peugeot 607 yang bergabung dengan armada mobil Kepresidenan Republik. Peugeot terus mendapat kepercayaan dari istana. Peugeot 205 SR merah 1984, yang dikendarai sendiri oleh istri Presiden di jalan-jalan Corrèze.

Peugeot 607 Paladine karya Nicolas Sarkozy adalah mobil kepresidenan paling spektakuler dan berumur pendek di Republik Kelima. Pada tahun 2007, tim Nicolas Sarkozy sedang mencari kendaraan yang akan melambangkan pembaruan dan modernitas. Sosok mobil konsep Peugeot 607 Paladine yang dipresentasikan di Geneva Motor Show 2000.

Peugeot 156, cikal bakal mobil pilihan kepresidenan Prancis

Diproduksi Peugeot oleh coachbuilder Heuliez, 607 yang spektakuler ini adalah limusin berukuran lebih dari 5 meter yang diubah menjadi landaulet dengan atap kaca dapat dibuka menutupi kursi belakang.

Interiornya dilengkapi mewah oleh pelapis Herms dengan kulit biru dan krem megah, sebuah bar, dua kursi berlengan yang dapat disesuaikan secara elektrik untuk penumpang terhormat dan kursi lipat dengan punggung menghadap ke jalan untuk pendamping.

Atas permintaan tim Nicolas Sarkozy, Peugeot 607 Paladine diambil dari Museum Peugeot dan, pada 16 Mei 2007, Prancis dan dunia terkejut melihatnya di Champs-Elysées. Meski mengalami banyak perubahan, mobil ini tetap sama elegannya dengan standar Peugeot 607. Di sisi lain, pemasangan mekanisme atap yang dapat dibuka membuat tangki bahan bakar harus lebih kecil : kapasitasnya kini hanya 6 liter.

Satu atau dua bendera? Protokol mendefinisikan “dekorasi” mobil kepresidenan. Pada saat Presiden Republik berada di dalam mobil pada acara resmi, mobil tersebut dilabeli bendera Prancis yang ditempelkan di bagian kanan depan kendaraan di sisi tempat masuk dan keluarnya Kepala Negara. Ketika Kepala Negara atau Pemerintahan kedua bersama Presiden Prancis, bendera negaranya dipasang di sisi kiri depan, di sisi tempat ia masuk dan keluar dari kendaraan.

Peugeot 607 Paladine, mobil kepresidenan yang juga menjadi salah satu tipe mobil legendaris dari Peugeot

Plat nomor yang digunakan mobil kepresidenan inipun khusus. Sampai tahun 1970-an, Istana Elysée memiliki penggunaan pelat nomor 1PR75 hingga 5PR75 untuk mobil Presiden. Beberapa kendaraan terdaftar dengan 1PR75.

Tradisi ini sekarang telah berakhir, dan mobil kepresidenan sekarang membawa plat nomor normal yang ditetapkan secara kronologis, seperti untuk semua kendaraan, oleh Layanan Pendaftaran Kendaraan.

Apa yang terjadi dengan mobil setelah presiden pergi? Tidak ada aturan. Beberapa disimpan di garasi mobil Elysée, yang lain dijual atau diberikan ke museum. Misalnya, Tipe 156 Millerand, limusin Peugeot 604 Giscard d’Estaing, limusin Peugeot 605 Mitterrand dan Paladine Peugeot 607 disimpan Musée de l’Aventure Peugeot.

- Advertisement -