Setelah Nyetir Hyundai Stargazer, Rasanya Mengasyikkan Buat Mobil Keluarga

0
Foto: NMAA
- Advertisement -

NMAA News – Hyundai Stargazer menggunakan mesin dan transmisi yang sama dengan Creta. Di atas kertas mesin bensin 1.5L MPI 4 silinder 16 valve 1.497 cc yang digunakan mampu memuntahkan tenaga sebesar 113 hp pada 6.300 rpm dan torsi 144 Nm pada 4.500 rpm ke roda depan.

Pengujian pertama dilakukan di lintasan lurus sepanjang 450 meter pada area proving ground, akselerasi Stargazer cukup meyakinkan. Tenaga langsung terisi pada saat pertama menginjak pedal gas. Transmisi iVT (Intelligent Variable Transmission) memindahkan ke putaran yang lebih tinggi dan rapat sekitar 5.000 rpm.

Kesan lebih agresif hadir dengan mengubah mode berkendara menjadi Sport. Tekan tombol drive mode di konsol tengah dekat bagian tuas transmisi, meter cluster berubah menjadi warna merah, serta karakter tenaga yang terisi cepat hadir saat menginjak pedal gas. Derungan mesin terdengar kencang dan komputer membaca perputaran tinggi untuk merapatkan jarak dua pulley agar putaran mesin lebih tinggi.

Foto: NMAA

Kesan awal transmisi ini sedikit kesulitan mengimbangi keinginan untuk berkendara agresif. Namun kesan tersebut hilang saat berkendara lebih jauh di sekitaran pabrik Hyundai. Batas kecepatan di proving ground sekitar 80 kilometer per jam mudah dicapai dalam hitungan detik.

Pada area proving ground juga tersedia tanjakan dan turunan yang cukup ekstrem. Kami mencoba untuk berhenti saat kendaraan berada di tengah tanjakan, sekitar 45 derajat, dan fitur Hill Start Assist bekerja menahan kendaraan selama 5 detik. Kemudian menekan pedal gas kembali untuk bergerak.

Sebagai mobil yang dibekali penggerak roda depan, Stargazer cukup mudah melewati tanjakan tersebut. Bagi kami, rasanya mesin ini cukup bertenaga untuk dipakai harian. Pengemudi juga bisa menggunakan mode manual di tuas transmisi jika ingin lebih cepat perpindahan transmisinya. Sayangnya, absennya paddle shift dibalik lingkar kemudi membuat berkendaranya kurang mengasyikkan.

Foto: NMAA

Pihak Hyundai mengungkapkan meski mesin dan transmisi tidak berbeda dengan Creta, mereka memberikan tuning berbeda untuk low MPV ini. Pengendaraan santai alias mengurut gas terasa lebih cocok pada Stargazer ketimbang Creta yang bisa diajak bergerak agresif.

Handling dan Suspensi

Selepas dari area proving ground, tes berlanjut bergerak ke jalanan di sekitar pabrik Hyundai di kawasan Delta Mas. Jalanan yang kebanyakan lurus dengan bahan beton di area pabrik berubah saat masuk ke jalan utama kawasan perumahan. Aspal bergelombang dan rusak akibat dilewati truk berukuran besar berulang kali, menjadi penilaian yang pas untuk impresi pengendalian dan suspensi Stargazer perdana.

Soal pengendalian, sensasi lingkar kemudi Stargazer cukup presisi. Sensasinya mirip dengan beberapa produk Hyundai, mampu menerjemahkan keinginan pengemudi untuk bergerak menuju titik yang diinginkan dengan cepat. Tidak perlu usaha yang berlebihan mengendalikan Stargazer termasuk saat bermanuver melewati lalu lintas sekitar kawasan pabrik.

Stargazer mampu bergerak lincah ke kiri dan kanan di celah kendaraan. Dimensinya yang serupa dengan low MPV sejenis membuat pengemudi tidak memerlukan waktu yang lama beradaptasi menghitung jarak aman pada produk ini.

Sisi kenyamanan juga hadir dari tombol pengaturan audio di lingkar kemudi. Pengaturan suara dan mode hiburan tersedia di jempol kiri pengemudi yang gemar mencari hiburan baik radio maupun lagu kesukaan lewat sambungan telepon genggam.

Perhatian utama pada impresi berkendara Stargazer ini hadir pada kinerja suspensi. Duduk sebagai pengemudi, suspensi Stargazer mampu meredam perubahan jalan Cikarang dengan baik. Karakternya sedikit keras, namun tetap terhitung lembut untuk jalan perkotaan. Kami bahkan sempat lupa tengah menghajar bagian jalan yang rusak dengan kecepatan sedang berkat rebound suspensi yang meredam getaran dengan baik.

Lantas, bagaimana dengan konsumsi bahan bakar kemampuannya melahap jalanan luar kota? Nantikan jawabannya ketika unit Stargazer bisa dicoba oleh NMAA lebih lanjut. (VLD)

- Advertisement -