Rem Mobil Blong Bisa Memicu Bahaya, Begini Cara Ideal Merawat Peranti Rem

- Advertisement -

NMAA News – Kondisi rem blong saat sedang mengendarai mobil tentu membuat panik pengendara. Apalagi saat melewati medan jalan cukup ekstrem. Kondisi tersebut juga bisa dialami pengendara saat sedang menempuh perjalanan di dalam kota. Hal ini terjadi ketika rem mengalami kegagalan mencengkram sehingga menyebabkan sistem pengereman tidak bekerja dengan baik, atau tidak berfungsi sama sekali.

Alhasil, kecepatan mobil tidak bisa dikurangi dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan fatal jika tidak bisa dikendalikan. Ada beberapa penyebab rem blong pada mobil. Salah satu kondisi yang paling umum dialami yaitu permasalahan pada minyak rem. Seperti minyak rem yang habis karena pemilik mobil lupa mengisinya.

Selain itu, masuknya udara pada sirkulasi minyak rem bisa menyebabkan terjadinya oksidasi dan menghasilkan uap air yang akan menguap saat panas dan membuat tekanan minyak rem menurun.

Kualitas minyak rem yang buruk karena terpengaruh suhu atau kedaluwarsa bisa menjadi penyebab. Mobil yang cukup berumur juga bisa memiliki endapan lumpur di dalam sistem rem yang bisa menyumbat dan menyebabkan rem blong.

Foto; Freepik

Termasuk munculnya karat di perangkat rem yang berbahan besi sehingga merusak senyawa kimia minyak rem dan menimbulkan endapan lumpur. Material selang dari bahan karet yang getas sudah tidak lagi fleksibel dan pecah saat menerima tekanan berat. Kemudian, kampas rem aus, kaliper membeku, piston rem atau seal piston master silinder rusak akibat pemakaian yang terlalu lama juga bisa memicu rem mobil gagal berfungsi.

Lantas, bagaimana cara menjada rem mobil tetap pakem?

Tentunya, pemilik kendaraan mesti lebih peduli untuk tidak menginjak pedal rem saat tidak dibutuhkan dalam jangka waktu panjang. Suhu panas akibat gaya gesek tersimpan di kaliper rem dan membuat rem gagal beroperasi. Lalu, hindari pula memaksa mengerem penuh di jalan menurun yang terjal dan disarankan untuk memanfaatkan engine brake dengan menurunkan posisi gigi transmisi.

Foto: Pixabay

Terkadang, rem tidak dapat bekerja optimal saat hujan turun atau jalan basah. Tentunya, segera turunkan kecepatan mobil ketika melalui jalan yang basah. Sempatkan beristirahat ketika perjalanan jauh, minimal setiap 3 jam sekali untuk memberikan kesempatan pada sistem rem melepaskan panas.

Paling utama, ada beberapa cara mengatasi rem blong. Misalnya, wajib memeriksa level minyak rem di dalam tabung penyimpanan minimal sebulan sekali. Dilanjut, pemeriksaan tabung minyak rem akan potensi kebocoran, terutama sekitar sambungan selang. Kondisi ini dapat memicu masalah jika dipaksakan.

Sebab, tekanan rem bisa hilang dan rem mobil blong karena kualitas minyak rem menurun. Perawatan berkala juga mesti dilakukan seperti menguras minyak rem atau ganti setiap 40.000 km atau 2 tahun sekali.

Agi FR
Eks kontributor tunggal rubrik hiburan dan seni di Harian Umum Kota Bandung (2017-2018).

Related Articles

Stay Connected

22,935FansSuka
0PengikutMengikuti
3,508PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles