NMAA News – Gading Marten bersama Tim Papa Gading sukses memboyong gelar juara di Black Stone Live Modz 2022 ‘Perang Bintang’ di OLX Autos IMX 2022, Minggu (2/10). Kompetisi antara lima kontestan diantaranya Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Andre Taulany, Uya Kuya dan Gading Marten ini resmi menunjuk sang jawara.
“Terima kasih untuk semua tim modifikator, Black Stone Live Modz 2022, dan pastinya OLX Autos IMX 2022 telah menghadirkan tempat berkreasi untuk menuangkan ide-ide liar dan sudah pol – polan. Kami yakin, dengan sejumlah potensi industri modifikasi dan aftermarket lokal Indonesia dapat menghasilkan karya-karya baru dan inovatif ke depannya,” buka Head Modifikator Tim Papa Manja, Reindy Riupassa di hadapan media dan pengunjung OLX Autos IMX 2022.

Bermula dari basis Audi R8, supercar Jerman keluaran 2012 dengan berbagai ubahan tampilan untuk membuatnya tampil ‘standout’.
Terlebih dulu, seluruh bagian bodi dikerok total menggunakan teknologi laser. Memastikan supaya warna kelir merah tersiram merata, proses pengecatan di bahan alumunium dimulai dengan epoxy dari produk Upoll Indonesia. Supaya tampilan warna menjadi ‘wet look’ seluruh permukana bodi sudah diberi clear coat sebanyak empat kali.
“Karena tim Papa Gading ingin beda, basis mobil pun lebih merujuk ke mobil eksotis dan mengadopsi tampilan Clear Stance. Bagian bodi dikerjakan oleh tim Dress Up Garage, Wetgloss dan BTX tentunya. Termasuk juga penambahan part bodi karbon yang dicat ulang. Seperti kap depan dan belakang. Dimensi bodi sesudah mendapat overfender sekarang mencapai sekitar 2,25 meter,” jelas Reindy.
Sejumlah add on body seperti lips depan, side skirts dan diffuser dipilih dari material serat karbon.

Warna merah di bagian bodi berpadu apik dengan velg agresif berstatus special order. Velg bernama HSR BTX Forged ini memiliki lebar 10,5 inci dan et -25 di depan dan 13 inci dan et -70 di belakang. Velg tersebut dijahit rapi dengan ban performa tinggi dari Accelera.
Dua roda depan mendapat tampilan concave dari konstruksi velg 2 piece, sedangkan di belakang velg tersebut semakin menegaskan kesan kokoh dan agresif dengan tampilan celong. Postur rendahnya ditunjang dari pemasangan air suspension (airsus) 4 titik dan management dari AirBFT.
Agar memberikan unsur khas Indonesian Pride, Reindy menjelaskan pemilihan spoiler belakang menyerupai sirip ikan pari merupakan ide yang dicetuskannya. “Tim modifikator pingin sesuatu yang beda, karena biasanya pasang wing atau ducktail yang modelnya kurang lebih sama. Nah kali ini di atas bagasi belakang ada penambahan sirip,” tunjuknya.
Tampilan tersebut, lanjut Reindy memang mengangkat nuansa budaya lokal. Misalnya penambahan batik Lombok di kedua sisi pintu, hingga ukiran cover head mesin bertuliskan ‘Stingray’.

Melirik ke bagian fascia depan, kedua lampu utama dan grill dikerjakan oleh para punggawa Dans Motor. Membuat parasnya semakin eksotis dan lebih percaya diri.
Dibalik kap mesin, jantung mekanis V10 mendapat sentuhan minor supaya tetap prima saat diajak berlari. Ubahannya mencakup penggantian open air filter K&N, pemasangan piping Samco, head cylinder menggunakan material karbon, fuel system, Fi Exhaust, hingga remap MCU Gintani.
Memasuki ruang interior, keselarasan konsep Indonesia dihadirkan dari emboss jahitan bermotif ikan pari yang dikerjakan oleh Hardy Classic. Seluruh bagian interior mendapat penyempurnaan termasuk penggantian setir baru dan material suede untuk membungkus dasbor.
Sektor hiburan juga terbilang masih mengandalkan part standar. Tetapi dioptimalkan dengan tambahan subwoofer dan processor dari Venom Indonesia di bagian tengah jok.

“Modifikasi Audi R8 Stingray jadi media untuk tim modifikator memberikan arahan gaya, konsep yang matang dan tingkat ketelitian mengerjakan tiap sektor modifikasi. Kami harap bisa menginspirasi banyak modifikator Indonesia,” tutup Reindy.
Apresiasi dari penyelenggara dan juri Black Stone Live Modz 2022 turut mengantarkan titel ‘The King’ diantara empat kontestan lainnya. Dalam kompetisi ini, Tim Papa Gading mendapat The Ultimate Undercarriage, The Ultimate Excellent of Detail dan The King Black Stone.
Kemenangan tersebut dilanjutkan dengan apresiasi dari sub kategori ‘The Ultimate Undercarriage’ berhadiah uang tunai Rp 50 juta, ‘The Ultimate Excellent of Detail’ berhadiah uang tunai Rp 50 juta, ‘The King Black Stone’ berhadiah uang tunai Rp 500 juta. Selain itu, mendapat piala utama Ketua MPR RI hingga Flight Ticket to SEMA Show 2022.


