- Advertisement -
NMAA News – Sepanjang kiprah di dunia manufaktur kendaraan, Porsche memiliki banyak mobil edisi spesial dari puluhan dekade silam. Salah satunya, Porsche Panamericana berbasis 356 S Cabriolet saat automaker asal Jerman ini mengikuti ajang Carrera Panamericana pada 1952.
Dalam merayakan semangat 70 tahun lalu, Porsche menghadirkan proyek modifikasi membangun mobil one-off mirip 356 S dari basis 911 S Cabriolet.
Paling mudah terlihat, tubuhnya sudah diberi warna populer Gentian Blue Metallic, dilengkapi atap kain dalam warna Graffiti Grey. Sejumlah mekanik di Zuffenhausen memiliki tekad kuat supaya hasilnya dapat mendekati 356 S Cabriolet.
Fakta sejarah mengatakan, tim balap Porsche pada 1950-an bernama Herbert Linge bukan sekedar memenuhi ekspektasi perusahaan soal performa mobil mereka. Ia juga memberikan sentuhan otentik yang membangun citra 356 sebagai legenda abadi.
Semangat Herbert tetap sama. Tetapi, tampilan manisnya Panamerica Special ditonjolkan dari pilihan velg 20 inci di depan dan 21 inci di belakang. Kesan retro dari velg makin lengkap setelah diberi dop tengah velg warna abu-abu.
Dua sisi pintu terdapat nomor 11 menunjukan nomor asli Panamericana. Kemudian, sektor buritan mendapat ubahan seperti sirip-sirip pada ventilasi hingga detail tampilan kap mesin warna putih.
Masuk ke ruang kabin, mobil pesanan Porsche Amerika dan Mexico menghadirkan suasana mirip seperti kembali ke tahun 1952. Tepatnya ketika dua punggawa 356 S Cabriolet mengisi dua kursi di baris depan, yaitu Pangeran Paul Alfons von Metternich dan Baron Manuel Antônio de Teffé.
Bagian ruang kabin direstorasi menggunakan bahan kulit dan warna abu-abu. Tak lupa, detail modifikasi posisi lain ditunjukan dari tulisan bordir “La Carrera Panamericana” di bagian headrest.
Indentitas sang jawara semakin jelas dari sebuah plakat. Menampilkan motif atau tulisan “911 Carrera S – La Carrera Panamericana 1952” hadir.
Setelah sektor penting rampung, modifikasi penunjang tampilan berbeda hadir dari peranti puddle lamp khusus dan ukiran laser “La Carrera Panamericana”.
Tetapi, niat Porsche saat kondisi jalan di Indonesi.
- Advertisement -

