Baru Dirilis Sebulan, Honda WR-V Sukses Torehkan Penjualan 2.580 Unit

0
- Advertisement -

NMAA News – Baru diluncurkan pada November 2022 lalu, Honda WR-V mencatat prestasi memuaskan di awal penampilannya. Tercatat sebanyak 2.580 unit Compact SUV ini laris dipesan konsumen di Tanah Air. Hal ini terungkap saat gelaran Media Test Drive Honda WR-V di Bali, 19-21 Desember 2022.

“Ya benar, per hari Minggu (18/12/2022) kemarin, data terakhir tercatat ada 2.580 unit W-RV sudah dipesan. Ini cukup memuaskan dan melebihi ekspektasi target di 1.500-an unit untuk bulan-bulan pertamanya,” beber Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy di Plataran Ubud, Bali (19/12/2022).

Menariknya lagi, varian paling diminati datang dari model sporty, tipe RS bertransmisi otomatis atau Honda WR-V RS CVT. Menurut Billy, setengah dari jumlah pemesanan WR-V yang baru dikirim ke seluruh diler Honda sejak 10 Desember 2022 lalu itu, datang dari varian RS CVT.

Yusak Billy (kanan) saat prosesi foto bersama unit terbaru Honda WR-V di Bali

“Dari total pesanan untuk Honda WR-V yang sudah masuk. Sebagian besar didominasi varian RS CVT ini yang mencapai 51 persen. Selebihnya diisi varian RS CVT with Honda Sensing sebesar 45 persen. Sisanya yang 4 persen WR-V E-CVT,” rinci Billy.

Melansir data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tercatat bila total penjualan segmen SUV kompak per-November 2022 masih terbilang stabil, sebesar 2.881 unit (4 persen). Pasar Small SUV ini diisi Toyota Raize, Daihatsu Rocky, KIA Sonet, dan Nissan Magnite.

Diakui Billy, dalam merespons pasar Sport Utility Vehicle (SUV) di Indonesia yang terus tumbuh dari tahun ke tahun, pihaknya bersama Honda Motor Corporation berinisiasi turut fokus pada segmentasi pasarnya. “Indonesia adalah pasar pertama sekaligus basis produksi WR-V untuk seluruh dunia,” katanya.

“Karena itu kami beruntun mengeluarkan produk SUV karena memang pasar ini sedang primadona saat ini. Berawal dari pembaruan total All New BR-V, dilanjut All New HR-V, dan sekarang untuk entry-level, New Honda WR-V di kelas Small SUV ini,” jelas Billy.

Kendati demikian, pasar SUV yang menjanjikan tersebut di sisi lain juga membawa keresahan tersendiri bagi HPM. Billy masih mengeluhkan pasokan chip semikonduktor yang masih belum pulih dari krisis yang menerpa pabrikan Honda global. “Kondisi ini praktis membuat produksi dan pasokan hampir semua lini model Honda masih terganggu. Antrean cukup panjang,” ujar Billy.

Untuk itu, HPM berharap konsumen yang sudah melakukan SPK WR-V dan model laiannya bisa lebih bersabar karena kapasitas produksi terbatas dan belum stabil. “Kami terus upayakan strategi mengatasinya. Komunikasi ke prinsipal terus dilakukan. Prioritas pemakaian komponen antar model juga sudah dilakukan. Baik secara domestik maupun dengan negara lain agar bisa percepat masalah ini,” imbuh Billy.

Khusus produksi Honda WR-V, menurut Billy, mulai Januari hingga Maret 2023, diperkirakan jumlah stok unit yang bisa disediakan pihaknya berkisar antara 1.500-1.700 unit. Pihaknya menargetkan pemesanan WR-V pada 2023 bisa mencapai 30.000 unit. “Semoga makin stabil pasokan chip-nya,” harap Billy.

Terkait besaran inden, masing-masing daerah memang berbeda. Begitu pula varian yang paling banyak dipesan, berbeda di tiap daerah sesuai selera konsumen. Untuk pesanan sejak launching, bisa di tangan konsumen pada Januari atau Februari 2023 mendatang. “Kami terus upayakan segera usai kick off produksinya secara lokal kemarin,” katanya.

Honda WR-V yang meluncur November 2022 lalu, menyasar kalangan muda atau keluarga muda dengan rentang usia 22 hingga 40 tahun yang memiliki semangat bergelora untuk mencapai keinginannya. “Konsumen ini yang kami namakan Hustler Generation,” imbuh Billy.

Honda WR-V dipasarkan dengan rentang harga dari varian terendah yakni E CVT dibanderol Rp271.900.000. Lalu varian RS CVT dilabeli Rp289.900.000 dan varian tertinggi seharga Rp309.900.000, semuanya on the road Jakarta.

- Advertisement -