Fitur Honda Sensing pada Honda WR-V Jadi Andalan Gaet Pasar

0
- Advertisement -

NMAA News – Masuk pasar SUV Kompak di Tanah Air, tidak dipandang sebelah mata oleh Honda. Kesuksesan Honda Brio merajai segmen citycar dengan paduan desain dan kelengkapan fiturnya, membuat PT Honda Prospect Motor (HPM) mempersenjatai Honda WR-V dengan hal serupa.

Salah satu fitur yang menjadi andalan Honda WR-V mengambil kue segmen SUV kompak yang telah diisi kompetitor Toyota Raize, Daihatsu Rocky dan Kia Sonet ini adalah aplikasi fitur keselamatan aktif, Honda Sensing.

Honda Sensing sendiri awalnya merupakan fitur keselamatan dan keamanan yang hanya diterapkan pada model premium Honda. Seiring makin meluasnya kebutuhan dan tingkat kesadaran masyarakat berbagai lapisan, akhirnya Honda Sensing merambah ke model entry-level.

Werawur Buadinprai selaku Asst. Large Project Leader Engineering Design Honda R&D Asia Pacific Co., Ltd. (HRAP) mengatakan, Honda WR-V dirancang dengan sistem keamanan terdepan dengan Honda Sensing dan berbagai fitur keselamatan pasif untuk menghadirkan keselamatan berkendara. Bukan hanya penggunanya, namun untuk pengguna jalan lain.

Fitur Honda Sensing pertama pada Honda WR-V, Collision Mitigation Braking System (CMBS) yang menggunakan sistem kamera dan perangkat lunak lebih banyak untuk berbagai situasi seperti mendeteksi pejalan kaki, sepeda dan sepeda motor.

Jika sistem mendeteksi kendaraan, pejalan kaki, atau sepeda dan menentukan adanya potensi tabrakan, sistem akan memperingatkan Anda dengan peringatan tampilan di sistem multi-informasi.

Dalam situasi darurat, sistem akan menerapkan pengereman kuat untuk menghentikan atau memperlambat kendaraan guna menghindari tabrakan atau mengurangi kerusakan.

Honda WR-V juga dilengkapi Adaptive Cruise Control (ACC) with Low-Speed Follow yang membantu pengendara mengatur kecepatan diinginkan dan membuat kendaraan mengikuti mobil di depannya. Fitur ini memungkinkan penggunaan cruise control pada kondisi jalanan cukup lengang.

Adanya modulator Vehicle Stability Assist (VSA) memungkinkan melakukan pengereman otomatis. Dengan didukung sistem Low-Speed Follow (LSF), kemampuan mengikuti kendaraan di depan secara otomatis dapat ditingkatkan terutama di tengah jalanan macet dimana kecepatan menurun hingga 0 km/jam.

Honda WR-V dilengkapi Lane Keeping Assist System (LKAS) yang mengurangi beban pengemudi dengan mendukung pengoperasian kemudi agar tetap mengemudi di tengah lajur saat berkendara di jalan raya. Jika sistem mendeteksi kendaraan meninggalkan jalur, sistem akan memberi peringatan dengan getaran roda kemudi dan peringatan tampilan audio dan multi-informasi. LKAS aktif saat kendaraan bergerak dengan kecepatan 72 km/jam atau lebih.

Selanjutnya Road Departure Mitigation System (RDM), sistem ini mendukung pengoperasian kemudi saat kendaraan akan menyimpang dari jalur. Ketika kendaraan kemungkinan akan menyimpang dari jalur tanpa tanda belok, getaran kemudi dan peringatan visual akan menyala.

Selain itu, sistem ini mendukung pengoperasian kemudi untuk menjaga kendaraan tetap berada di jalur sebelum tergelincir.

RDM bergerak pada 72 km/jam atau lebih ketika kendaraan berangkat dari jalan atau sistem memprediksi bahwa kendaraan akan keluar dari jalur.

Lead Car Departure Notification System (LCDN) Sistem memberi tahu pengemudi jika mobil di depan mulai berhenti perlahan. Kemudian pada saat berhenti, sistem ini akan memperingatkan pengemudi tentang pergerakan mobil di depan. Jika sistem mendeteksi bahwa mobil di depan yang berhenti telah mulai bergerak, sistem akan memperingatkan pengemudi dengan peringatan tampilan di TFT meter.

Honda LaneWatch Camera ditandai dengan Kamera kecil pada kaca spion sisi penumpang dimana dapat diaktifkan secara manual atau otomatis saat pengemudi memberi isyarat berbelok. Video langsung muncul sehingga memberi pengemudi pemandangan blind spot lebih luas.

Selain dilengkapi dengan teknologi Honda SENSING, Honda WR-V juga mempunya berbagai fitur-fitur keselamatan pendukung lainnya seperti;

Vehicle Stability Assist (VSA) Vehicle Stability Assist (VSA) adalah sistem standar untuk tanjakan dalam mencegah mobil selip ke samping saat menikung, sehingga ABS (yang mencegah penguncian roda) dan TCS (Transaction Control System) membantu memastikan kendaraan tetap stabil.

Hill Start Assist (HSA) Fungsi Hill Start Assist membantu mencegah kendaraan terguling ke belakang saat pengemudi beralih dari pedal rem ke pedal akselerator saat kendaraan berhenti di tanjakan.

- Advertisement -