Tips Praktis Perawatan Jaket Bermotor Agar Tetap Bersih dan Tidak Bau

0
- Advertisement -

NMAA News – Bagi para pengendara motor, jaket merupakan hal penting untuk kelengkapan berkendara. Selain melindungi dari debu dan kotoran, jaket juga melindungi pengendara dari panasnya matahari. Selain itu, terkait safety riding dapat meminimalisir benturan atau gesekan saat terjadi kecelakaan.

Saat ini penggunaan jaket bagi para bikers menjadi trend fashion dan mewakili identitas mereka. Pilihan jenis jaket pun saat ini cukup beragam yang bisa disesuaikan kebutuhan pengendara. Agar saat digunakan selalu aman dan nyaman, jaket butuh perawatan.

Berikut tips cara merawat jaket versi Main Dealer Yamaha PT. Thamrin Brothers (Sumatera Selatan – Bengkulu):

Mencuci jaket

Semua jenis pakaian, termasuk jaket, tentunya perlu dicuci secara berkala agar terjaga kebersihannya. Untuk para biker atau yang sering menggunakan jaket saat bepergian, kami rekomendasikan mencuci jaket 1 kali seminggu. Jaket akan tampak bagus dan tetap nyaman saat dikenakan.

Namun, Anda harus ingat, setiap jenis pakaian memiliki siklus dan cara pencuciannya sendiri, seperti material kulit dan parasut kami rekomendasikan untuk tidak mencuci menggunakan mesin cuci.

Tips mencuci jaket dengan bahan kulit atau parasut yaitu dengan cara manual atau mencuci menggunakan tangan. Anda perlu siapkan wadah dan air bersih, lalu rendam jaket 20-30 menit menggunakan deterjen khusus pakaian. Setelah direndam dengan waktu cukup, mulai cuci atau kucek bagian kotor dengan menggunakan tangan.

Jika masih terdapat bagian kotor, gunakan sikat gigi bekas untuk menyikat dengan cara perlahan lalu gunakan air mengalir tekanan sedang untuk membilas. Setelah itu peras perlahan dan langsung dijemur menggunakan gantungan baju.

Menyetrika jaket

Setelah jaket kering, selanjutnya menyetrika jaket agar jaket lebih rapih dan tahan lama. Untuk jaket berbahan kain, suhu setrika bisa diaktifkan maksimal 100 derajat namun perlu diingat dalam proses setrika harus perlahan dan jangan terlalu ditekan.

Untuk jaket berbahan parasut dan polyester disarankan menggunakan suhu maksimal 20 derajat dengan menyetrika perlahan, karena jaket berbahan parasut dan polyester tidak tahan terhadap suhu terlalu panas.

Sedangkan jaket berbahan kulit jika ingin disetrika kami sarankan hanya bagian dalamnya. Sedangkan jaket kulit bagian luar bisa menggunakan kipas angin untuk proses pengeringannya.

Menyimpan jaket

Setelah jaket rapih, Anda langsung dapat menyimpan langsung di lemari. Untuk jaket berbahan kain bisa disimpan dengan cara dilipat, sedangkan jaket berbahan parasut, polyester dan kulit bisa menggunakan gantungan baju.

Dalam proses penyimpanan usahakan jangan terkena matahari langsung serta hindari lemari lembab agar jaket selalu rapih dan aman, tidak berbau dan berjamur. Apabila jaket sudah digunakan saat berkendara, kami sarankan tidak menaruh jaket di bawah jok atau digantungkan di motor, karena selain resiko hilang jaket akan terkena kotoran atau debu.

Anda bisa membawanya baik dimasukkan dalam tas atau dititipkan bersama dengan helm, karena saat ini sudah banyak jasa penitipan helm dan jaket di tempat parkir.

- Advertisement -