Mitsubishi Xpander Dikenal Punya Resale Value Terbaik, Ini Kunci Rahasianya

0
- Advertisement -

NMAA News – Salah satu faktor penting saat membeli mobil baru adalah pertimbangan soal nilai jual kembali. Sebagai kendaraan favorit keluarga, Mitsubishi Xpander dikenal memiliki resale value atau nilai jual kembali yang stabil dan cendrung masih tinggi.

Hal tersebut diakui para pemain mobil bekas (mobkas) yang biasa menjual berbagai kendaraan termasuk jenis MPV yang banyak diincar konsumen. Berbagai fitur yang komplit, desain dan performa menarik, hingga kenyamanan kabin menjadi poin utama pilihan konsumen.

“Harga seken Xpander di tahun kedua kepemilikan bisa hanya berbeda Rp 10-15 juta sama yang baru. Ini karena antusiasme tinggi konsumen terhadap Xpander seken namun stoknya jarang karena masih banyak yang pakai,” beber Handono Rriseto, pemilik gerai mobkas Indira Mobilindo di Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang.

Xpander dikenal memiliki resale value terbaik dibanding mobil lain sekelasnya

Menurut Handono, antusiasme konsumen terhadap mobkas Xpander juga sebagai efek dari lengkapnya fitur yang dimiliki. Seperti contohnya, Xpander Ultimate yang sudah dilengkapi fitur hiburan lengkap dan adanya cruise control.

“Fitur Cruise Control ini kan biasanya hanya ada di MPV menengah ke atas. Fitur ini juga menawarkan kemudahan dan kenyamanan, banyak orang menyukainya. Kadang konsumen yang datang sering nanya kelengkapan fiturnya apa saja. Karena dengan budget sekian, mereka bisa dapat fitur komplit,” sebut Hando, sapaan akrabnya.

Baru-baru ini Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross juga menerima penghargaan Best Resale Value dari GridOto.com. Pasalnya, sejak 2020 hingga 2022, Mitsubishi Xpander dinilai memiliki konsistensi dalam aspek harga jual kembali dan patut dinobatkan menjadi  terbaik di kategori “Best Resale Value” di kelasnya.

Handono Rriseto, pemilik gerai mobkas Indira Mobilindo di Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang

Pihak MMKSI sendiri menyebut kalau prestasi best resale value ini tak lepas dari program penjualan, improvement purna jual, penyajian produk berkualitas, serta dukungan para pengguna Mitsubishi terhadap eksistensi merek Mitsubishi di Tanah Air.

Hal ini senada asumsi Head of After Sales & CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Boediarto, terkait kondisi mobil bekas Mitsubishi. “Untuk menjaga resale value (harga jual kembali) kendaraan, kuncinya terletak pada kualitas produk dan ketersediaan layanan purna-jual.”

“Untuk memastikan fungsi dari tiap komponen yang ada di kendaraan bekerja secara normal, dibutuhkan pengecekan baik melalui perawatan berkala di bengkel resmi maupun secara mandiri oleh pengguna terhadap kendaraannya,” papar Boediarto saat bertemu virtual dengan media pada 2021 lalu.

Servis rutin bisa membuat harga jual kembali menjadi tinggi

Adapun mobil dengan catatan servis baik, jauh lebih dihargai dan lebih dipercaya konsumen mobil bekas. Satu contoh, terbukti depresiasi penjualan mobil bekas Mitsubishi Xpander tergolong rendah. “Hal itu terjadi karena kondisi bekas Mitsubishi Xpander masih tergolong prima berkat servis rutin,” imbuh Boediarto.

Ditambahkannya lagi, dengan selalu melakukan perawatan di bengkel resmi, mobil konsumen memiliki histori perawatan yang terdokumentasi dengan baik. Calon pembeli mobil bekas, biasanya kerap menjadikan parameter ini untuk mengukur kualitas kendaraan.

Seperti disebut di atas, tak sedikit pula dari calon pembeli akan meminta track record dari mobil yang akan dibeli guna mendapat kepastian. Nah, untuk menunjang hal itu, histori servis ini bisa diakses di semua bengkel resmi oleh konsumen mobil bekas.

Mitsubishi New Xpander saat turut menyapa pengunjung di Supermarket Exhibition 

Servis rutin tidak hanya mencakup perangkat teknikal saja, tapi juga yang terkait kenyamanan. Kondisi kabin mobil yang mulus dan terawat juga akan mempengaruhi harga jual kembali.

Bila perlu, sekali dalam 6 bulan lakukan perawatan ke salon mobil untuk merawat interior (termasuk jok kulit) dan eksterior (bodi dan ruang mesin). Terkait performa mesin, Boediarto menambahkan, pemilik bisa menjaga umur mesin dan performanya dengan mudah, yakni memastikan kualitas bahan bakar yang dikonsumsi.

“Dengan menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi buku manual, akan  membuat performa mesin terjaga. Buntutnya, harga jual kembali pasti bagus,” pungkasnya.

 

- Advertisement -