NMAA News – Transisi tren penggunaan lampu HID ke LED semakin diminati saat ini. Teknologi bohlam lampu HID (high intensity discharge) menjadi Light Emitting Diode menjadi bagian upgrade sektor pencahayaan di kendaraan bermotor.
Paling mendasar, konsumsi listrik LED lebih hemat jika dibanding HID. Apalagi, berbagai keunggulan LED saat ini mampu memberikan fitur lebih banyak seperti ukuran ringkas, konsumsi daya listrik kecil dan sinar cahaya setara dapat melampaui HID.
Eksibisi IIMS 2023 menjadi momen peluncuran produk LED Headlight Carbon LX yang dirilis melalui PT Sampurna Part Niaga (SPN) selaku pemegang merek Autovision di Indonesia. Salah satu produk tertinggi di kasta LED Autovision sudah mengantongi teknologi Super Bright CSP LED cip dengan daya 63 watt dan terang 6.500 Lm (Lumens).

Melalui detail spesifikasi produk, LED Headlight Carbon LX adalah produk LED paling terang saat ini dari berbagai line up Autovision. Dilengkapi sejumlah keunggulan peranti penerangan seperti sistem pendingin, material pelepas panas berupa alumunium, tembaga, cairan pendingin ganda, hingga double fan.
LED Headlight Carbon LX mengusung keunggulan beam pattern dengan cut off yang memberikan sorotan sinar merata, lebih terang, dan tidak menyilaukan pengendara lain dari arah berlawanan.

Beragam keunggulan tersebut dapat dipasangkan pada sejumlah jenis soket lampu. Seperti soket H1, H4, H11, dan HB3.
Soal harga, LED Headlight Carbon LX dibanderol Rp 1,150 juta untuk tipe soket lampu H1, H7, dan HB3. Sedangkan tipe soket H4 dipasarkan Rp 1,3 dengan garansi produk selama 12 bulan.

