NMAA News – Selain memiliki karakteristik tersendiri, pabrikan otomotif asal Jepang Subaru juga akrab dikenal melalui in house tuner, Subaru Technica International (STi).
Para mekanik menyiapkan beragam racikan untuk membuat mobil – mobil Subaru lebih bertenaga, didukung hadirnya part aftermarket.
Tapi belakangan ini, melalui laman web Carscoops Subaru tengah mendaftarkan merek dagang untuk kode nomenklatur ‘STe’ di Kantor Paten dan Merek Dagang Jerman.

Banyak diantara para car enthusiast tidak heran dengan kemunculan lencana baru ini. Karena, pihak Subaru menjawab langsung pertanyaan media tentang arah perusahaan di era sekarang.
Pabrikan Subaru ternyata memiliki banyak program di model mobil produksinya nanti. Hal ini sempat terungkap jika pihak Subaru dipastikan tidak menghadirkan WRX STI generasi selanjutnya.
Dengan kehadiran STe, dipastikan Subaru mulai beralih memproduksi mobil listrik penuh alias bukan Plug In Hybrid. Salah satunya mobil konsep supercar listrik STI E-RA. Mobil ini merupakan akronim dari Electric-Record Attempt dengan kemampuan tenaga mencapai 1.000 HP.
Meski demikian, mesin berjenis flat-four 2,5 liter turbocharged atau flat-four DIT 2,0 liter yang tersebar di berbagai mobil Subaru masih mengusung merek STI.

