NMAA News – Menjejalkan dapur pacu beringas ke mobil klasik cukup menggoda para speed junkie. Terutama bagi mereka yang menginginkan mobil berkonsep sleeper. Tampilan boleh saja tetap klimis, tetapi dibaliknya sebuah mesin ganas siap meletupkan tenaga lebih sadis!
Perusahaan modifikasi asal Inggris, Lanzante membawa konsep tersebut di unit Porsche 911 generasi pertama alias 930.
Tahap modifikasi bermula dari 11 unit mesin V6 twin-turbo 1.5L yang dibeli melalui McLaren. Sampai akhirnya dijejalkan ke ruang mesin Porsche 911 produksi tahun 1975 sampai 1989 akhir.

Sesuai kemampuannya, mesin tersebut mampu merilis tenaga sampai 1.000 HP. Akan tetapi, Lanzante menurunkan output tenaga jadi 503 HP supaya tetap nyaman dikemudikan di jalan raya.
Kemampuan mesin mobil F1 disebutkan sanggup mengalirkan torsi deras 421 Nm dan perputaran mesin sampai 9.000 rpm.
Limpahan tenaga mesin diolah melalui transmisi 6 percepatan ke sistem penggerak roda belakang dengan kemampuan top speed mencapai 321 kpj.

Mesin dahsyat ini disebutkan pernah menjadi tumpuan pembalap F1 Alain Prost, dan juga Niki Lauda. Sampai akhirnya menunjang kemenangan McLaren merajai musim F1 pada tahun 1984 sampai 1985.
Proses pengembangan mesin didasari ketika McLaren ingin menciptakan mesin tangguh dan kompetitif untuk menyaingi Renault pada 1982.
Untuk mewujudkan ambisi tersebut, McLaren bergabung dengan TAG dan Porsche pada 1980. Pembuatan mesin melibatkan perancang mesin kondang Hans Mezger sebagai insinyur legendaris Porsche.

Melibatkan proses pengembagagan ketat, pengujian serta fitting untuk memastikan mesin duduk sempurna di bagian belakang Porsche 930 TAG Turbo.
Uniknya, walaupun menyelundupkan mesin ganas tampilan eksterior Porsche 911 dibiarkan tetap natural. Lanzante mempertahankan tampang lawas Porsche 911 generasi pertama. Mulai dari desain lampu membulat, repaint bodi untuk mengembalikan nuansa segarnya, dan lainnya.
Tak puas sampai disitu, aura modifikasi terlihat dari pilihan pelek aftermarket RUF ukuran 17 inci, sejumlah panel alumunium, serta pemangkasan bobot sampai 200 kg supaya membuat akselerasi mobil lebih optimal.
Masuk ke ruang interior, konsep restomod besutan Lanzante menjadikan bagian dalam tetap lestari. Seperti kombinasi pelapis kulit dan fabric, diimbuhi head unit modern, sampai soket penyekatan.
Lanzante pun membebaskan konsumen memesan beberapa part modifikasi atau personalisasi sesuai selera personal.

