NMAA News – Mobil berjenis station wagon atau touring saat ini banyak dimodifikasi agar makin kompatibel diajak road trip ke luar kota.
Dimensi panjang dengan hadirnya pilar D membuat ruang kabin lebih leluasa, sehingga bisa membawa semua anggota keluarga dan barang bawaan.
Berbeda dengan para pemilik wagon performa lainnya, rumah modifikasi asal Inggris, R44 Performance mencoba sodorkan eksperimen terbarunya.
Bukan untuk membuat M3 Touring (G81) nyaman dipakai road trip, tetapi justru dikonsep ikuti morning run sampai car meetup.

Poin penting dari seluruh tahapnya diawali dengan mengganti sejumlah panel pelat di bodi menggunakan material ringan serat karbon. Dalam unggahan video Youtube, proses modifikasi ini terbilang cukup kompleks.
Atap bawaan BMW M3 Touring ditanggalkan untuk ditukar menjadi atap berbahan serat karbon besutan perusahaan tuning Alpha N.
Video singkat tersebut memperlihatkan seluruh proses dilepasnya panel atap, memotong sebagian panel, fitting, sampai finishing ulang.
Tentu saja, endemik wagon di Jerman itu punya atap lebih panjang dibanding versi M3 sedan atau M4. Sehingga perlu tingkat presisi dan detail sempurna.

Tak hanya itu, sejumlah bagian lainnya juga mendapat sentuhan modifikasi. Paling menonjol, kini bagian grill hanya memiliki tiga bilah kisi-kisi yang diapit oleh dua buah lampu LED DRL warna kuning.
Kesan radikal BMW M3 Touring dipertegas dengan tambahan satu set part aerodinamika merek MHC menghiasi dominasi warna Khaki Green dari balutan wrapping sticker.
Di antaranya splitter, air intake, sampai kap mesin Eventuri pada bagian tampang.
Bergeser ke sisi samping, dua sisi bodi mendapat side skirts serat karbon berpenampilan minimalis mengawal masing-masing dua buah velg baru dan tambahan air vent di fender.
Lanjut ke sektor buritan, terdapat bumper baru yang punya lekukan lebih tegas dibanding versi standar. Area belakang juga dilengkapi diffuser agresif berisikan dua buah muffler knalpot Remus.
Rampung menata ulang bagian eksterior, sektor jantung mekanis juga tak luput dari perhatian. Uniknya, pemasangan part aftermarket ditekankan untuk mendukung sistem pendinginan mesin dan komponen penunjang lainnya.
Mungkin saja, tenaga bukan lagi jadi pertimbangan. Sebab, mobil wagon racikan M Division ini sudah mengemas tenaga 800 HP yang terbilang bisa diandalkan untuk ‘adu kebut’.
Jadi, hanya menyiapkan part aftermarket berupa exhaust system Remus berpadu piping custom titanium dan catalytic converter plus downpipe dalam berperan mengoptimalkan sektor gas buang.
Tidak jauh berbeda, part seperti CSF S58 intercooler unit menggantikan intercooler bawaan dari peranti twin-turbo dan sistem pendingin CSF S58 ZF8 transmission cooler.

Ketika tenaga mesin tersalur ke penggerak semua roda melalui transmisi, bagian kaki-kaki sudah mendapat racikan optimal untuk mendukung kemampuan bermanuvernya.
Empat sumbu roda sudah dilengkapi velg Vossen S21-02 bermodel Y-spoke dalam balutan finishing silver. Dibaliknya, kaliper rem standar diklaim bekerja optimal usai memasang PSI tuning dustless brake pads untuk menjinakkan tenaga buasnya.
Tampilan menarik dari postur rebahnya berasal dari kombinasi sistem suspensi udara Airlift 3P yang dikontrol oleh management system Airride yang diklaim dapat memberikan rigiditas suspensi khusus penggunaan trek dan nyaman untuk berkendara harian.
Sisanya, keselarasan suspensi depan telah ditingkatkan berkat hadirnya strut bar dari Motech performance. Sehingga kemampuan stabilitas dan manuver makin lincah.


