NMAA News – Mobil SUV atau crossover dirancang sedemikian rupa agar bisa melewati kondisi jalan aspal, tanah, sampai bebatuan.
Meski identik diandalkan jadi alat transportasi di perkotaan, SUV atau crossover bisa saja digunakan untuk mobil bantuan operasional. Seperti Subaru Forester dan Crosstrek di tayangan Youtube Subaru On Tube.
Automaker asal Jepang itu memperkenalkan dua crossover tangguhnya menjadi kendaraan yang sigap membantu tim penyelamat pantai.
Dalam proyek ini, Subaru berolaborasi dengan Asosiasi Penyelamat Jepang (JLA) dengan tujuan mengurangi tingkat kecelakaan, khususnya di kawasan perairan, dan mendukung misi nol kecelakaan lalu lintas fatal pada 2030.

Dikutip dari laman Carscoops, Senin 7 Agustus 2023, kolaborasi ini sebenarnya sudah dimulai dari 2020 lalu dan lanjut di tahun ini yang melibatkan 32 unit mobil Subaru.
Dalam video singkat di kanal Youtube Subaru On Tube, mobil bernama “Subaru Life Saver Car” mengemban tugas harian berpatroli, memberi petunjuk keselamatan, dan misi keselamatan khusus.
Subaru Forester mendapat sejumlah perlengkapan selama bertugas. Bermula dari balutan livery kombinasi kuning dan merah, lengkap dengan logo Subaru dan JLA di kap mesin.

Pada bagian atap, roof rack Thule sudah disematkan untuk menyimpan barang bawaan lebih banyak, misalnya papan selancar.
Memasuki ruang interior, Subaru Forester telah mendapat jok mobil dilengkapi penutup anti air, dilanjut modifikasi alas karet dan alas bagasi untuk mendukung pembersihan ruang kabin lebih cepat.
Tak kalah penting, Subaru Foreser sudah dilengkapi teknologi Defibrillator Eksternal Otomatis portabel, untuk memeriksa kesehatan jantung dan membantu penyelamatan korban.

Selain Subaru Forester, dalam misi yang sama pabrikan juga menerjunkan Subaru Crosstrek. Setidaknya ubahan modifikasi masih tergolong sama dengan Subaru Forester.
Misi kali ini juga turut didukung Subaru dalam sebuah agenda seminar yang digagas JLA. Utamanya, melatih para instruktur penyelamat dan menebar kesadaran keselamatan kepada publik luas.


