Mazda RX-7 FD Semburkan 880 HP, Atraktif di Sirkuit Cangkok Mesin Billet Rotary 6 Rotor

0
Foto: @kezwphotography/mukkamotorsport
- Advertisement -

NMAA Proper Modz – Sepanjang 2023, banyak builder modifikasi menghadirkan ragam konsep agresif berbasis sportcar asal Jepang, Mazda RX-7.

Padahal, mesin wangkel rotary yang menghuni ruang mesin RX-7 dengan segala kelebihannya dibanding piston terbilang rumit di-tuning ulang.

Belum lagi, mesin berdimensi ringkas ini punya kadar emisi tinggi, boros bahan bakar, sampai masalah utama pada apex seal atau sekat di tiap sudut rotor sebagai ruang bakar.

Tidak lama setelah Mad Mike, Drifter Profesional asal Selandia Baru mengenalkan Mazdaz 787D, proyek modifikasi dengan basis mobil serupa juga menampakkan diri mengemas mesin rotary 6 rotor!

Foto: @kezwphotography/mukkamotorsport

Sebuah ‘drift machine’ Mazda RX-7 FD garapan bengkel modifikasi asal Selandia Baru, Mukka Motorsport menjadi pusat perhatian selanjutnya.

Seolah punya 2 kutub dengan daya magnetis besar, demam mesin rotary menular di se-antero Selandia Baru. Lebih tepatnya di gelaran Summer Bash dan Adam LZ’s World Tour.

Proyek ini sudah berlangsung sekitar 1 tahun lamanya yang diarahkan langsung oleh punggawa Mukka Motorsport, Benjamin Sneddon untuk menghasilkan mobil drift atraktif dan menghibur.

Foto: @kezwphotography/mukkamotorsport

Fokus utamanya berasal dari mesin pelat billet rotary 6 rotor racikan tuner modifikasi Pulse Performance Race Engineering (PPRE) dan Humphries Steel & Performance.

Rupanya, membangun mesin buas rotary 6 rotor ditempuh lewat kombinasi 6 rotor Mazda 13B dengan mengusung kubikasi tiap mesin 654 cc berkekuatan 3,9 L.

Tak heran kalau suaranya terlampau serak dan eargasm yang sudah menguras sekitar USD 78,954 (Rp 1,2 miliar) seperti dikutip dari situr PPRE.

Foto: @kezwphotography/mukkamotorsport

Konfigurasi mesin naturally aspirated (N/A) tanpa dukungan turbocharger menjadi pertimbangan ulang agar meminimalisir hawa panas di mesin. Dari segi output juga dibatasi hanya 880 hp yang sanggup menembus redline 10.500 rpm.

Tenaga buas dari mesin diolah melalui transmisi sekuensial enam percepatan dari GHT Precision.

Meski spesifikasinya masih belum terungkap detail, jantung mekanis ini menerima suntikan ECU Haltech yang berperan mengatur tuning mesin, debit bahan bakar, besaran power, dan beberapa setup mesin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Benjamin Sneddon (@mukkamotorsport)

Struktur kaki-kaki juga sudah dibekali angle kit besutan Wisefab dibalik wide body Pandem Rocket Bunny.

Dilanjut komposisi velg dan ban khusus yang mendukung kemampuan meliuk-liuk di aspal.

Tonton video lengkapnya saat masih mengusung mesin rotary 5 rotor.

- Advertisement -