NMAA News – Dibandingkan kompetitornya, Mitsubishi XForce memiliki keunggulan performa transmisi lebih fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kondisi permukaan jalan dan kebutuhan si pengemudinya.
Khusus varian Mitsubishi XForce Ultimate CVT, dibekali beberapa fitur penunjang handling dan performa yang membuat XForce dinilai punya nilai unggul. Seperti 4 mode berkendara yakni Normal, Wet, Gravel, dan Mud.
Mode berkendara ini secara cerdas melibatkan pengaturan mesin, transmisi, rem, dan power steering yang kemudian terintegrasi dengan kontrol traksi dan kontrol stabilitas. Sehingga XForce lebih lincah, stabil. sekaligus aman saat bermanuver ekstrem.
XForce juga dilengkapi fitur Active Yaw Control (AYC) yang terintegrasi dengan sistem pengereman. Fitur ini meningkatkan performa menikung secara agresif namun stabil di berbagai kondisi jalan.

Selain fitur unggulan di atas, perlu diketahui para pemilik XForce, pada tuas transmisinya terdapat tombol berlogo ‘DS’. DS ini merupakan singkatan dari fitur D-Sport, yang merupakan ‘senjata rahasia’ XForce dalam mendongkrak tenaga.
Fitur D Sport ini dapat diaktifkan jika pengemudi merasa perlu memaksimalkan performa mesin untuk lebih responsif lagi.
Fitur DS membuat rekayasa pada kinerja transmisi sehingga bekerja lebih sigap dan membuat XForce berakselerasi lebih cepat.
“Fitur DS bekerja memanipulasi kinerja transmisi agar bereaksi lebih cepat atau responsif dan menambah performa,” papar Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors di Indonesia.
Ketika diaktifkan, otak transmisi CVT akan memerintahkan menahan putaran mesin lebih lama pada rasio tertentu. Hasilnya, akan menahan putaran mesin pada putaran tertentu.

“Saat mode DS diaktifkan, semua akan ditahan pada rasio tersebut lebih lama sebelum berpindah ke rasio lebih tinggi. Jadi, tidak akan pindah ke gigi berikutnya. Kondisi seperti ini berlaku juga saat menanjak atau melahap turunan,” sambungnya.
Pada jalanan menanjak, perpindahan gigi akan dilakukan saat rpm tinggi. Sedangkan saat jalan menurun, sistem transmisi akan ditahan pada gear rendah. Kecepatan mobil tidak bertambah guna menjaga keselamatan.
Konsekuensi pemakaian fitur DS ini, konsumsi BBM bisa lebih boros lantaran putaran mesin dan transmisi ditahan dalam waktu lebih lama dan tinggi.
Adapun fitur DS ini berbeda fungsinya dengan fitur drive mode (Normal, Wet, Gravel, Mud) yang dapat dipilih tergantung kondisi jalan. Fitur drive mode ini terintegrasi dengan fitur Active Yaw Control (AYC).
Mitsubishi XForce dibekali mesin berkode 4A91, persis sama dengan yang diusung Xpander. Mesin 4 silinder inline DOHC berkapasitas 1.499 cc ini mampu mengeluarkan daya 103 hp dan torsi 141 Nm.

