NMAA News Flash – Namanya terkenal sebagai hatchback legendaris di Indonesia.
Tapi kali ini Toyota Starlet khusus pasar Afrika Selatan bakal melakoni debut balap dalam ajang Global Touring Car Championship (GTC) di kelas Supacup di Afrika Selatan.
Tampilan serupa dengan generasi anyar Baleno memang jadi perhatian lain. Lantaran, Starlet memang sebuah rebadge dari Baleno.

Divisi Gazoo Racing memberi banyak peningkatan untuk membuatnya makin ngacir di sirkuit.
Toyota SupaStarlet tetap mengandalkan mesin bensin 4-silinder 1.500 tetapi sudah diperas ulang agar bisa hasilkan tenaga lebih besar.
Sentuhan modifikasi utama lain menyasar pada sektor visual dan aerodinamika.
Tubuhnya mendapat balutan warna hitam dengan tampilan livery Gazoo Racing.

Untuk memberi kemampuan membelah angin lebih baik, komponen ekstensi bodi seperti bumper, fender bumper dan spoiler besar turuy melengkapi.
Beralih ke sektor roda, pemilihan velg center-lock berbalut ban performa tinggi berperan memberi cengkraman optimal selama balapan.
Tak kalah penting, untuk hasilkan weight to ratio ideal pemilihan komponen ringan juga mendukung performa lebih baik di sirkuit.


