Cerita Dibalik Nissan Skyline ECR33 Kamikaze Asal Jepang, Tebar Misi Perdamaian

0
Foto: webcartop
- Advertisement -

NMAA News Flash – Melanjutkan dari artikel sebelumnya Nissan Skyline ECR33 Menjelma Jadi Pesawat Tempur Zero Fighter! Bawa Misi Perdamaian

Miyaji-san, sang builder modifikasi Nissan Skyline ECR33 berharap lewat build garapannya bisa menebar misi perdamaian.

Mengajak audiens terutama generasi muda kembali mengingat sejarah kelam dari Perang Dunia II.

Kecintaan dan sikap patriot sebagai warga negara Jepang yang nasionalis turut mendatangkan ide baginya ciptakan kreasi nyentrik dari sedan Skyline ECR33.

Foto: webcartop

Kepada laman webcartop, Miyaji-san bercerita tentang kediaman orang tuanya yang berdekatan dengan pangkalan militer Jepang.

Dengan tujuan mulia, Miyaji-san ingin ECR33 menjadi sebuah tribute atau penghormatan untuk para pahlawan Jepang yang gugur.

Karena biasanya setiap tahun keluarga Miyaji-san menziarahi Balai Perdamaian Serangan Khusus di Chiran.

Tapi baginya, penghormatan sejarah bukan hanya berlaku untuk momen itu saja.

Foto: webcartop

Dari sinilah tekad kuat mulai terpatri, niatnya terbangun agar generasi muda sekarang dapat menghargai sejarah.

Di sisi lain, Miyaji-san sebetulnya membangun ECR33 agar bisa mendukung aksi drifting.

Karena lewat cara inilah yang bisa mengemas pesan perdamaian lebih efektif.

Nama Zero Fighter merupakan sebutan dari tentara sekutu.

Karena saat itu, para pilot Jepang melakukan aksi bunuh diri dengan menabrakan Zero Fighter ke sejumlah kapal sekutu yang akrab disebut Kamikaze.

Terhitung, sejak Angkatan Laut Kekaisaran Jepang menggunakan pesawat temput Mitsubishi A6M Zero dengan nama lokal Rei-shiki kanjō sentōki.

Untuk mendekatkan tampilan mobil semirip pesawat tempur jarak jauh, Zero Fighter tidak semudah yang terlihat.

Awalnya Miyaji-san memilih basis mobil dari Nissan Skyline ECR34.

Tetapi lantaran, siluet pesawat Zero Fighter cenderung membulat (curvy), basis mobil akhirnya berubah menjadi ECR33 yang miliki sedikit kemiripan sudut seperti Zero Fighter.

Foto: webcartop

Dari pandangan mata, tampilan agresif mirip seperti pesawat tempur Zero Fighter terlihat dari pemilihan warna bodi hijau gelap mirip buah zaitun.

Beberapa pelat tempel tertata apik dengan kuncian dari paku tembak sebanyak 5.600 buah!

Untuk merekatkan aero kit di bodi Nissan Skyline ECR33 yang mirip seperti hasil berondongan peluru tempur.

Foto: webcartop

Masih di bagian bodi, tahap pewarnaan juga memanfaatkan proses pelapukan untuk menciptakan area gelap dengan cat mengelupas.

Jadi setelah cat menutupi bodi secara merata, Miyaji-san membiarkan mobil terpapar abu vulkanik agar terlihat kusam.

Membuat tampilan radikal Skyline ECR33 semakin kentara dengan mengekspos efek kusam pada cat.

Foto: webcartop

Masuk ke ruang kabin, tidak lagi berasa seperti kabin mobil pada umumnya. Miyaji-san membongkar dasbor untuk membangun ulang dengan suasana kabin pesawat tempur Zero Fighter.

Panel instrumen terbuat dari besi dengan beberapa indikator di kokpit pesawat tempur. Setiap fungsinya berfungsi dengan baik menampilkan indikator dari mesin.

Menariknya, di pojok kiri atas panel instrumen ada foto keluarga Miyaji-san termasuk neneknya.

 

Kemudian, di sisi jendela muncul kutipan dari surat para pilot Kamikaze Jepang.

Build modifikasi Nissan Skyline ECR33 besutan Miyaji-san miliki makna mendalam. Sudut pandang berbeda, tujuan mulia, dan sebuah elegi yang hanya dirasakan oleh seorang korban perang.

Ditambah lagi dia rela menyiasati pesan perdamaian lewat tambahan unsur drift.

Sebagai pengingat bahwa sejarah merupakan guru yang amat berharga dalam perjalanan hidup manusia.

- Advertisement -