NMAA News Flash – Ferrari 12Cilindri sebagai penerus Ferrari 812 Superfast akhirnya meluncur dalam sebuah gelaran privat di Amerika Serikat belum lama ini. Iterasi dari Supercar tangguh asal Italia tersebut bisa dibilang terlambat memiliki penerusnya.
Berbeda dengan 599 atau F12 yang tidak memerlukan jangka waktu lama beralih ke model baru.
Meski begitu, Ferrari tetap menghadirkan perpaduan warisan performa dengan imbuhan teknologi modern dengan suguhan bodi Coupe dan Spider atau Cabriolet.
Dari segi nama, Ferrari 12Cilindri tentunya membawa unit 12 silinder yang terkenal mampu hasilkan tenaga buas dan tetap efisien tanpa membekali sistem hibrida.

Mesin mid-front mounted V12 berkubikasi 6,5 liter ini merupakan evolusi dari jantung pacu legendaris V12 di model Ferrari F140 pada 2 dekade lalu.
Bedanya, mesin naturally aspirated Ferrari 12Cilindri dengan mengekspos ketangguhan di era sekarang menghasilkan semburan tenaga 819 HP/9.250 rpm dan torsi 500lb-ft/7.250 rpm.
Tenaga dari mesin tersalurkan melalui sistem transmisi kopling ganda 8 percepatan menuju dua roda belakang.

Menurut klaim pabrikan, perpindahan gigi kini lebih cepat 30 persen dari Ferrari 812 Superfast dengan kemampuan akselerasi 0-100 kpj hanya memerlukan waktu 2,9 detik dengan jangkauan top speed sampai 340 kpj.
Konfigurasi mesinnya terbilang mirip seperti Ferrari 812 Competizione dengan menggunakan conrod titanium, katup hidraulis, dan sistem suspensi lebih rigid.
Supercar bernuansa lawas Ferrari ini duduk di atas platform alumunium yang kompatibel dengan letak mesin depan dan tengah racikan Ferrari.
Lebih Baik dari 812 Superfast

Keunggulan lain muncul dari jarak sumbu roda lebih pendek 200 mm dengan rigiditas lebih baik dari 812 Superfast.
Dimensi bodi juga berpengaruh mendukung performa model Grand Tourer (GT) Ferrari 12Cilindri dengan besaran panjang 4.733 mm, lebar 2.176 mm, dan tinggi 1.292 mm.
Keandalannya hasilkan tenaga buas ikut mengubah layout ruang kabin dengan menerapkan desain dual-cockpit seperti Ferrari Roma Spider atau Purosangue.

Sisi mewah khas Ferrari juga menjadi poin penting berkat hadirnya pelapis Alcantara dan tiga layar sistem Human Machine Interface (HMI).
Menampilkan ukuran layar tengah 10,25 inci, layar indikator 15,6 inci, dan layar penumpang ukuran 8,8 inci.
Soal harga, Ferrari membanderol 12Cilindri mulai dari rentang harga 400.000 USD atau setara Rp 6,5 miliar di Italia. Dari estimasi jika masuk ke Indonesia, mungkin saja bisa mencapai Rp 20 miliar.


