NMAA News – JDM Fest 2024 bakal kembali menyapa para car enthusiast di Kota Bandung pada Sabtu (11/5) mendatang.
Lokasi acara kembali menyulap area Bandung Convention Center (BCC) serasa berada di skena modifikasi Jepang. Memadukan tongkrongan Parkiran Daikoku di Yokohama, juga atmosfer Tokyo dan Shibuya.
“Event JDM Fest tahun ini membawa serta beberapa elemen Jepang termasuk dekorasinya biar makin berasa vibes Jepang-nya. Jadi bukan hanya tampilkan deretan mobil yang didominasi sama merek asal Jepang atau mobil yang cuma ada di Jepang. Kita juga bawa suguhan baru contohnya bakal cosplay,”ujar Abang, sapaan akrab Pratama dari inisiator JDM Fest, HPT Motosport kepada nmaa.co.id, Sabtu (4/5).

Untuk mendekatkan diri kepada para car enthusiast, JDM Fest 2024 memulai rangkaian pre-meet menjelang hari H acara di dua kota.
Sabtu ini (4/5) pelataran parkir Lot 9 Satrio di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan menjadi ajang temu sapa di region Jakarta. Dan besok, Minggu (5/5), JDM Fest mulai meriahkan Kota Bandung tepatnya di Lekoh Coffee, Gegerkalong Kota Bandung.

Pemilihan lokasi venue di Kota Bandung cukup menarik perhatian. Lantaran, JDM Fest 2024 suguhkan destinasi pameran mobil modifikasi yang dalam kali kedua gelarannya berlangsung di Kota Bandung.
“JDM Fest lahirnya di Bandung. Ide awalnya berasal dari modification enthusiast seperti HPT Motorsport, Garage One dan bengkel modifikasi legendaris ZC Distromotive juga para pegiat modifikasi lain yang juga mendukung penuh JDM Fest,” jelasnya.
“Jadi kayaknya di event kedua ini sampai seterusnya kita tetep bakal memilih lokasi final event di Bandung,”singkat Abang.
Persiapan Menuju Final Event
Segala persiapan acara terus gencar dirampungkan, termasuk mengkurasi mobil modifikasi yang sudah masuk ke meja juri dan panitia.
Tahap kurasi sendiri tergolong krusial yang menampilkan sebuah etalase karya secara personal dan otentik sebagai wujud kreativitas pemiliknya.

Karena itu, tim kurator JDM Fest 2024 mengaku agak tricky menentukan mana saja mobil yang lolos tampil di panggung pameran selama satu hari penuh.
“Proses kurasi mobil memang memakan waktu. Apalagi sekarang banyak mobil yang baru keluar garasi, belum lagi ada beberapa builder yang daftarin mobilnya tapi belum sesuai sama kriteria dari juri. Contohnya, ada mobil yang masih pake velg TW (KW buatan Taiwan),” papar Abang.
Setelah tahap kurasi selesai, mobil modifikasi yang dinyatakan lolos secara bertahap mulai di-upload melalui akun Instagram @jdmfest_id.
“Buat daftar show car di JDM Fest sih yang penting semua sektor modifikasinya proper. Mesin, kaki-kaki, interior, dan eksterior. Paling basic banget, velg-nya enggak TW,” ungkap Abang.
Sebagai salah satu langkah dukungan terhadap industri modifikasi, JDM Fest 2024 menyuguhkan acara festival yang mendatangkan para penggemar otomotif lintas generasi dan latar belakang.
Mayoritas mobil tersebut, tak lain berasal dari pabrikan otomotif asal Jepang. Ada yang sudah mendapat modifikasi lengkap, restorasi mobil lawas, dan mobil spek kompetisi.
Selain itu, kembali mengumpulkan populasi mobil khusus pasar Jepang yang populasinya makin langka.


