Buktikan Tahan Air Laut 55 Jam, Baterai Chery TIGGO 8 CSH Lolos Uji Ekstrem di Indonesia!

0
Baterai Chery TIGGO 8 CSH usai direndam air laut sedalam 100 cm selama hampir 55 jam
- Advertisement -

NMAA News – Sebuah pencapaian luar biasa berhasil dicatat Chery di Indonesia!

Lewat kampanye “Extreme Challenge – Chery Safety Battery Test”, Chery Motor secara resmi membuktikan ketangguhan dan keselamatan baterai pada SUV elektrifikasi andalannya, Chery TIGGO 8 CSH, melalui pengujian ekstrem yang belum pernah dilakukan sebelumnya: perendaman baterai dalam air laut selama hampir 55 jam.

Dalam demonstrasi yang berlangsung Kamis (19/6) di hadapan jurnalis nasional dan internasional, baterai Chery berhasil bertahan di dalam akuarium buatan berisi air laut setinggi 100 cm, lalu langsung dipasang kembali ke kendaraan dan berhasil menghidupkan mesin serta menggerakkan roda SUV tersebut tanpa kendala.

Uji ini sekaligus menjadi penegasan bahwa sistem baterai Chery melampaui standar IP68 Waterproof dan dirancang untuk kondisi iklim tropis ekstrem seperti di Indonesia.

Baterai Chery TIGGO 8 CSH usai direndam air laut sedalam 100 cm selama hampir 55 jam

Indonesia Jadi Panggung Dunia Pertama

Menariknya, Indonesia dipilih sebagai lokasi debut global untuk uji keselamatan ekstrem ini. Hal ini tidak hanya menandai pentingnya pasar Indonesia bagi Chery, tetapi juga menjawab secara lugas keraguan publik terhadap keamanan kendaraan elektrifikasi di tengah tantangan iklim tropis yang lembap dan rawan banjir.

“Pengujian ini adalah bagian dari kampanye global bertajuk ‘Mission Impossible’, yang dirancang untuk mendobrak batasan dalam teknologi keselamatan,” jelas Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia.

Ia menambahkan, metode ‘sea water immersion + real-world driving evaluation’ dilakukan guna memastikan daya tahan, integritas struktural, serta kinerja baterai dalam kondisi ekstrem yang sesungguhnya.

Baterai Chery TIGGO 8 CSH usai direndam air laut sedalam 100 cm selama hampir 55 jam

Benteng Teknologi di Balik Ketangguhan

Baterai yang digunakan Chery TIGGO 8 CSH adalah jenis Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 18,3 kWh, mampu menempuh jarak hingga 90 km dalam mode EV penuh. Selain sertifikasi IP68 Waterproof, baterai ini tahan terhadap suhu ekstrem dari -35°C hingga 60°C, dan mendukung fast charging CCS2 yang bisa mengisi daya 30% hingga 80% dalam waktu hanya 20 menit.

Tak hanya itu, Chery membekali baterai ini dengan struktur perlindungan Chainmail Battery Safety Structure berisi 14 titik penahan (Safety Anchor Points), yang meningkatkan kekuatan sasis sebesar 7% dan mampu menahan tekanan hingga 200 kN. Lapisan pelindung termal dan insulasi yang kompleks di bagian bawah, samping, dan sekeliling baterai menjamin perlindungan maksimal dari segala arah.

Teknologi ini juga telah melewati serangkaian pengujian brutal di China, seperti:

  • Uji tabrak spiral dan tabrakan ganda,
  • Tumpukan beban 7 mobil,
  • Jatuh dari ketinggian 4,9 meter,
  • Uji semprotan garam selama 720 jam nonstop.

Standar Baru Keamanan Mobil Elektrifikasi

Dengan uji ini, Chery tak hanya membuktikan kualitas produknya, tetapi juga menetapkan standar baru keselamatan untuk kendaraan elektrifikasi di pasar tropis dan global. Ke depan, Chery berencana membawa tantangan serupa ke negara-negara seperti Afrika Selatan, Brasil, dan Meksiko, dalam upaya mempercepat adopsi teknologi Chery Super Hybrid di seluruh dunia.

Lewat inovasi dan keberanian dalam menantang batas, Chery menunjukkan bahwa keselamatan bukanlah klaim semata, melainkan komitmen nyata — bahkan ketika harus menghadapi air laut selama lebih dari dua hari.

- Advertisement -