Truk Mercy Punya Rumah Baru di RI, Kemenperin: Ini Langkah Strategis Dorong Ekspor

0
Truk Mercy Punya Rumah Baru di RI, Kemenperin: Ini Langkah Strategis Dorong Ekspor
- Advertisement -

NMAA News – Di tengah gejolak ekonomi global yang bikin banyak negara was-was, industri otomotif di Indonesia justru melaju dengan penuh semangat.

Salah satu buktinya? Peresmian pabrik baru PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (PT DCVMI) di kawasan industri Delta Silicon 8, Cikarang, Jawa Barat.

Pabrik yang berdiri megah di atas lahan 15 hektar ini menandai langkah baru bagi Daimler Truck AG dalam memperkuat eksistensinya di pasar kendaraan niaga Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita hadir langsung dalam peresmian tersebut dan menyampaikan optimismenya.

Menurutnya, banyak perusahaan multinasional yang masih percaya bahwa Indonesia adalah tempat strategis untuk pengembangan manufaktur otomotif.

Apalagi, pasar domestik terus tumbuh dan posisi geografis kita ideal sebagai hub ekspor.

“Ini bukti nyata bahwa Indonesia masih seksi di mata investor otomotif global,” ujarnya dengan percaya diri.

Pabrik baru DCVMI ini bukan hanya soal menambah bangunan, tapi juga menyangkut visi jangka panjang.

Fasilitas ini mampu memproduksi 5.000 unit kendaraan per tahun dan masuk dalam lima besar produsen kendaraan niaga di Indonesia.

Beberapa model andalan seperti Mercedes-Benz Axor Trucks dan sasis bus OH 1626 kini diproduksi di sini, dengan penyesuaian khusus untuk kebutuhan pasar Indonesia.

Lebih dari itu, pemerintah juga mendorong PT DCVMI agar aktif mengembangkan kendaraan niaga yang lebih ramah lingkungan.

Teknologi mesin Euro 4 sudah diadopsi lewat sistem SCR (Selective Catalytic Reduction) dan penggunaan DEF (Diesel Exhaust Fluid) berbasis urea.

Ke depan, pemerintah berharap model Euro 5 hingga Euro 6 juga diproduksi di sini demi mendukung green mobility. Dan jangan lupa, TKDN alias Tingkat Komponen Dalam Negeri juga jadi perhatian utama agar industri lokal semakin kuat dan ekspor bisa digenjot.

Sankaranarayanan Ramamurthi, Presiden Direktur DCVMI, menyebut pabrik ini sebagai simbol kolaborasi dan keyakinan Daimler terhadap masa depan Indonesia.

Tak hanya soal produksi, tapi juga soal membuka lapangan kerja dan membangun rantai pasok lokal. Langkah ini sekaligus menjawab tantangan defisit neraca perdagangan kendaraan niaga yang masih cukup tinggi. Dengan pabrik ini, DCVMI berharap bisa berkontribusi lebih besar — tidak hanya untuk pasar dalam negeri, tapi juga sebagai pemain penting di pasar ekspor global.

- Advertisement -