NMAA News – Berlangsung dari 11-16 November 2025, Kedai Built-Up yang digawangi Helmie Sarosa menggelar pameran kendaraan langka, built-up, klasik, hingga retro dari berbagai merek mobil. Pameran berlabel Grand Auto Expo 2025 ini merupakan kolaborasi yang dilakukan Kedai Built-Up dengan manajemen Gran Mteropolitan Mall, Bekasi Barat.
Grand Auto Expo 2025 yang berlangsung di atrium utama Mall Grand Metropolitan Bekasi ini menyajikan pameran berbagai kendaraan klasik-retro hingga built-up yang jarang terlihat di jalanan. Tercatat, ada 34 unit kendaraan klasik, retro, CBU berbagai merek dan jenis memenuhi area atrium hingga ke selasar Grand Metropolitan.

Selain pameran, ada pula coaching clinic, meet-up antar komunitas dan penggemar mobil klasik-retro, hingga puncaknya pada Minggu 16 November 2025 bakal diisi perayaan syukuran 11 Tahun keberadaan Kumpul Bareng (KUMBAR) Otomotif yang menjadi ‘signature event’ Kedai Built Up.
Pelaksanaan Grand Auto Expo ini menurut Helmie Sarosa selaku founder Kedai Built Up, sebenarnya merupakan lanjutan dari event serupa sebelumnya yang pernah digelar juga pihaknya akhir September 2025 lalu.

Sebelumnya, tambah Helmie lagi, pada 1 dekade (10 tahun) 2024, keberadaan Kumbar, dilakukan saat itu di Grand Kota Bintang, Bekasi. Lokasi Grand Kota Bintang memang menjadi ‘trade mark’ Kumbar selama penyelenggaraannya.
“Terkait event ini, Kedai Built Up sempat bikin acara serupa bertajuk ‘Bekasi Classic Retro’ pada 27-28 September 2025 lalu. Namun pelaksanaannya di Metropolitan Mall I sebelahnya. Pelaksanaannya outdoor dengan tenda rouders. Beda dengan sekarang full indoor dan jauh lebih nyaman,” jelas Helmie Sarosa, founder Kedai Built-Up.

Ide penyelenggaraan di Mall Metropolitan ini, menurut Helmie, lantaran mall ini merupakan yang pertama di area wilayah Bekasi Kota dan masih terus nge-hype hingga kini menjadi tujuan akhir pekan bagi masyarakat setempat untuk berbelanja dan healing.
Kebetulan lagi, sahabat Helmie yakni om Decky yang juga penggemar mobil klasik retro dan sering hadir di acara Kumbar, juga merupakan salah satu pimpinan di manajemen Metropolitan Mall ini.

Hasilnya jelas, mereka berdua yakin kolaborasi di antara dua pihak bakal menghasilkan produk ‘tidak gagal’ menggaet audiens, eksistensi dan variasi hobi otomotif, memberi warna lain aktivitas di mall, hingga menjadi hiburan unik khas bagi pengunjung mall.
Karenanya, om Decky langsung memberi ruang dan waktu ke kang Helmie merealisasikan ngumpulin berbagai mobil koleksi warga Kumbar nongkrong bareng di Mall. Gelaran pertama di Mall Metropolitan I berlangsung di outdoor dengan penyediaan 40 tenda.

“Awalnya saya diminta mendatangkan 25 unit saja. Eh ga tahunya, om Decky nyediain hingga 40 tenda. Ini di luar ekspektasi saya, ternyata om Decky begitu antusiasnya. Jadi saya kejar sisanya untuk bisa mengisi dan sukses terpenuhi,” senyum Helmie.
Tidak hanya masayarakat memberi respon positif, menurut Helmie, Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono turut sempatkan diri hadir. Katanya, event seperti ini cukup menarik perhatian masyarakat luas hingga mau mampir. “Jadi bagus untuk membantu dari aspek pariwisata dan kreativitas daerah.”

Berikutnya, ketika Helmie mengutarakan maksudnya merayakan 11 tahun Kumpul Bareng (Kumbar) pada 10 November 2025 ke om Decky, ternyata malah di luar dugaan respon yang didapat. Om Decky malah meminta Kang Helmie untuk kembali menggelarnya di Mall yang ia kelola.
“Om Decky bilang, ayuk digelar lagi saja di Grand Metropolitan Mall, adiknya Metropolitan Mall yang letaknya bersebelahan. Kebetulan di sisi ujung barat mall baru selesai renovasi dan tenant juga mulai ramai,” papar Helmie.

Hasilnya, ia langsung mengiyakan seusai melakukan survei. Lokasinya lebih strategis dan eye catching untuk mobil-mobil ‘aneh’ dan rare peserta loyal Kumbar. “Luar biasanya, dan terima kasih ke om Decky, kami langsung diberi posisi atrium utama memanjang tanpa putus. Cocok banget jadi bahan konten pengguna medsos,” imbuh Helmie.
Bagi om Decky, pihaknya sengaja memberi ruang dan waktu ke Kedai Built Up karena merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi yang bisa saling bermanfaat. “Apalagi acara otomotif yang diisi para pehobi dan komunitas ini tentunya berbeda dengan pameran otomotif yang berfokus penjualan dan diisi mobil baru,” jelas om Decky.

Menurutnya, pameran mobil langka, klasik-retro, hingga mobil rare jarang ada dilakukan atau digelar di dalam mall. “Selain unik, tentunya hal ini mendorong publik berkenan hadir main ke mall kami untuk melihat dekat apa yang ditampilkan,” imbuh om Decky.
Untuk meramaikan mall, kalau dengan artis atau band itu sudah biasa. Karena itu pihaknya ingin menyelenggrakan sesuatu yang berbeda dan bisa terkesan bagi pengunjungnya. “Tidak langsung bubaran ketika musik atau artisnya pulang,” jelas om Decky.

Apalagi, tambah om Decky yang juga kolektor Toyota Corolla Stationwagon dari Gen-1 sampai Gen-3 ini, untuk meramaikan acara ini, iya prediksi para peserta hingga anggota komunitas yang hadir, akan membawa juga semua anggota keluarganya.
“Grand Metropolitan Mall banyak diisi para tenant food beverages hingga produk lifestyle yang cocok keluarga. Jadi si Bapak main dengan mobil dan komunitasnya, anak dan ibunya bisa kulineran atau bermain di kids playground yang ada di sini,” tambah om Decky.

Dari data Helmie, tercatat ada 34 mobil. Dari awalnya hanya di seputaran atrium, tambah Helmie, akhirnya merambah ke selasar ujung barat hingga ekstension area yang terhubung dengan area parkiran outdoor yang luas.
“Di sinilah kami akan selenggarakan syukuran ultah ke-11 Kumbar. Yang akan hadir, semua komunitas yang partisipasi di gelaran Kumbar selama ini. Kita tumpengan bersama sambil nikmatin sajian seadanya. Kita mulai dari pk.8.00 dan berlanjut buka mall di pk.10,” tambah Helmie.

Untuk penyelenggaraan Kumbar ke-11 tahun ini, komunitas yang menyatakan hadir yakni Gazzpol Racing Team, Yan Car’s Collection, 602 Citroen Community (CC), Akasia Garage Custom, Grand Livina Automatic (Glatic), Bonjer Classic Car, Getz 3-Doors Indonesia, Honda Nouva Community (HNCI), dan Forkom Peugeot Indonesia.
Lalu ada pula; Renault Indonesia, Wagon Rare, Retroforia, Indonesia-Mazda Auto Club (I-MAC), Anugerah Garage Otomotif, AutoFahren, Mazda Familia/Lantis Indonesia (MFLI), Jabar Lancer Otoclub, E30 Indo Enthusiast, M-Stance, Wisanggeni Garage, LDGI Indonesia, De Klassik Autogears.

