Denza Z Supercar Listrik dari BYD Buka Sayembara Nama, Varian Coupe hingga Track Ikut Dipilih Publik

0
Denza Z Supercar Listrik dari BYD Buka Sayembara Nama, Varian Coupe hingga Track Ikut Dipilih Publik
- Advertisement -

NMAA News – BYD lewat brand premiumnya, Denza, bikin langkah yang cukup beda di segmen supercar listrik. Untuk model terbarunya, Denza Z, mereka justru mengajak publik ikut menentukan nama resmi tiap variannya.

Program ini diumumkan akhir Maret 2026, di mana Denza membuka sayembara penamaan untuk tiga versi Denza Z: hardtop (coupe), convertible (atap terbuka), dan varian track-focused yang lebih ekstrem.

Uniknya, peserta tidak diminta memberi nama utama, tapi cukup menambahkan “suffix” di belakang nama Denza Z untuk jadi identitas masing-masing varian.

Denza Z Supercar Listrik dari BYD Buka Sayembara Nama, Varian Coupe hingga Track Ikut Dipilih Publik

Peserta bebas mengirimkan nama dalam bahasa Mandarin, Inggris, atau kombinasi keduanya. Pengumpulan ide dibuka sampai 10 April 2026.

Setelah itu, Denza akan memilih 30 nama terbaik untuk masuk shortlist, lalu dilanjutkan voting publik melalui platform Weibo hingga terpilih nama final.

Denza juga sudah memberikan beberapa contoh arah penamaan sebagai referensi. Misalnya pendekatan puitis seperti “Ride the Wind” untuk hardtop, “Bask in the Wind” untuk convertible, dan “Command the Wind” untuk versi track. Ada juga opsi yang lebih simpel seperti “FUN”, “FREE”, dan “FLY”, hingga gaya performa seperti “Z-ONE” atau “Z-RS”. Namun semua itu masih sebatas kandidat, belum keputusan akhir.

Denza Z Supercar Listrik dari BYD Buka Sayembara Nama, Varian Coupe hingga Track Ikut Dipilih Publik

Dari sisi positioning, tiap varian memang dibuat punya karakter berbeda. Versi hardtop disebut sebagai pilihan paling “seimbang”, menggabungkan performa tinggi dengan pengalaman berkendara yang masih nyaman untuk penggunaan harian. Sementara versi convertible lebih condong ke lifestyle, menawarkan sensasi berkendara terbuka. Sedangkan varian track jadi yang paling hardcore, dengan fokus ke performa, bobot ringan, dan eksklusivitas.

Secara produk, Denza Z sendiri adalah supercar listrik dua pintu yang pertama kali diperkenalkan sebagai konsep di Shanghai Auto Show 2025. Mobil ini dirancang oleh Wolfgang Egger, sosok yang sebelumnya pernah berkarier di Audi dan Lamborghini.

Dari sisi teknologi, Denza Z diproyeksikan membawa sistem suspensi canggih DiSus-M yang mampu menyesuaikan kontrol bodi hanya dalam 10 milidetik. Bahkan, beberapa laporan menyebut tenaganya bisa tembus lebih dari 1.000 hp, menjadikannya salah satu kandidat supercar listrik paling serius dari China saat ini.

Langkah melibatkan publik dalam penamaan ini jelas bukan sekadar gimmick. Selain membangun engagement, strategi ini juga jadi cara Denza menciptakan hype global sebelum peluncuran resminya. Kalau berhasil, Denza Z bukan cuma menarik dari sisi performa, tapi juga punya kedekatan emosional dengan komunitas otomotif sejak awal.

- Advertisement -