NMAA News – Di saat banyak pabrikan berlomba membuat mobil listrik futuristis berbasis platform baru, BMW justru mengambil langkah unik lewat Vision BMW Alpina. Mobil konsep ini ternyata dibangun menggunakan platform BMW Seri 8 Gran Coupe yang produksinya sudah dihentikan.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. BMW merasa platform Seri 8 masih menjadi pondasi terbaik untuk menghadirkan karakter grand tourer sejati yang selama ini identik dengan Alpina.
Seri 8 dikenal punya proporsi panjang, posisi duduk rendah, dan kemampuan melahap perjalanan jauh dengan nyaman. Hal itulah yang dianggap paling cocok untuk menghidupkan kembali aura Alpina di era baru BMW.

Vision BMW Alpina sendiri menjadi proyek penting karena merupakan mobil Alpina pertama yang sepenuhnya dikembangkan setelah BMW resmi mengambil alih brand tersebut pada 2026.
Menariknya, BMW justru tidak langsung membawa Alpina ke era full electric. Mereka tetap mempertahankan mesin V8 sebagai jantung utama konsep ini. Langkah tersebut cukup mengejutkan karena sebagian besar pabrikan premium mulai meninggalkan mesin besar demi elektrifikasi.

BMW tampaknya sadar bahwa pelanggan Alpina punya karakter berbeda dibanding pembeli BMW M. Jika BMW M identik dengan performa agresif dan track-oriented, Alpina lebih dikenal sebagai mobil super cepat yang tetap elegan, nyaman, dan tidak berisik secara tampilan.
Secara desain, Vision BMW Alpina tampil sangat bersih dan minimalis. Tidak banyak lekukan tajam atau detail berlebihan. Filosofinya justru mirip mobil mewah klasik Eropa yang understated namun tetap berkelas.

Beberapa media bahkan menyebut pendekatan desainnya mulai mendekati Rolls-Royce, terutama dari sisi kemewahan dan fokus pada kenyamanan penumpang.
Interiornya juga memperlihatkan arah baru Alpina. BMW menghadirkan material premium, detail handcrafted, hingga nuansa lounge yang lebih santai dibanding sedan performa biasa. Ada tempat gelas kristal, layar panoramic modern, dan sistem hiburan canggih untuk penumpang belakang.
BMW kabarnya akan mulai memproduksi model Alpina generasi baru pada 2027. Fokusnya bukan lagi sekadar versi kencang BMW biasa, melainkan kendaraan luxury touring eksklusif yang posisinya berada di antara BMW dan Rolls-Royce.
Vision BMW Alpina pun jadi bukti bahwa platform lama belum tentu usang. Di tangan BMW, basis Seri 8 justru berubah menjadi fondasi mobil masa depan yang memadukan performa, kemewahan, dan karakter klasik dalam satu paket.


