NMAA News – Bagi masyarakat Indonesia, Multi-Purpose Vehicle (MPV) masih menjadi pilihan utama sebagai kendaraan keluarga. Hal ini tercermin dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) yang menunjukkan bahwa segmen MPV terus mempertahankan dominasinya dengan pangsa pasar mencapai 35,2 persen pada awal 2026, meningkat dari 34,8 persen pada tahun sebelumnya.1
Di sisi lain, kebutuhan konsumen dalam memilih kendaraan keluarga juga terus berkembang. Pertimbangan tidak lagi hanya berfokus pada harga pembelian, tetapi juga pada biaya kepemilikan selama masa penggunaan kendaraan, mulai biaya operasional, perawatan, hingga nilai jual kembali.
Menjawab perkembangan kebutuhan tersebut, VinFast Indonesia menghadirkan VF MPV 7, kendaraan listrik keluarga tujuh penumpang, yang dirakit secara lokal di pabrik perusahaan di Subang. MPV ini dirancang memberikan nilai lebih melalui biaya kepemilikan yang lebih efisien, tanpa mengorbankan kenyamanan, performa, maupun teknologi.
“Sebagai bagian komitmen VinFast mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kami terus menghadirkan solusi mobilitas yang tidak hanya inovatif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa kendaraan keluarga tidak hanya harus nyaman digunakan, tetapi juga memberikan kepastian dalam biaya kepemilikannya. Melalui VF MPV 7, kami hadirkan solusi mobilitas yang memungkinkan keluarga Indonesia menikmati pengeluaran yang lebih terukur sepanjang masa kepemilikan, didukung ekosistem kendaraan listrik dan layanan purnajual yang terus kami kembangkan di Indonesia,” ujar Antonio Zara, Market CEO VinFast Indonesia.
Salah satu komponen terbesar dalam biaya kepemilikan kendaraan adalah biaya operasional, yang mencakup konsumsi energi dan perawatan. Dengan efisiensi teknologi kendaraan listrik, VF MPV 7 menawarkan potensi biaya kepemilikan yang lebih terukur untuk penggunaan jangka panjang.
Temuan ini sejalan studi LPEM FEB UI yang menyebutkan bahwa kendaraan listrik memiliki Total Cost of Ownership (TCO) yang semakin kompetitif dibanding kendaraan bermesin pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE), terutama seiring bertambahnya masa kepemilikan dan intensitas penggunaan kendaraan.
Keuntungan tersebut semakin lengkap dengan adanya program pengisian daya gratis di jaringan V-GREEN hingga 31 Maret 2029, yang dapat turut membantu menekan biaya operasional kendaraan.

Selain menghemat biaya operasional, VF MPV 7 juga dirancang untuk mengurangi pengeluaran perawatan rutin. Salah satu keunggulan kendaraan listrik adalah perawatan rutinnya yang lebih sederhana.
Kendaraan listrik tidak butuh penggantian oli mesin, filter oli, busi, maupun komponen lain secara berkala seperti pada kendaraan berbahan bakar konvensional atau ICE. Efisiensi tersebut semakin didukung fitur regenerative braking dengan empat tingkat pengereman yang membantu mengurangi keausan kampas rem. Hasilnya, interval penggantian komponen pengereman menjadi lebih panjang sehingga biaya perawatan kendaraan dapat ditekan.
“Dalam memilih kendaraan, konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan harga pembelian, tetapi juga berbagai biaya yang akan dikeluarkan selama masa kepemilikan. Efisiensi energi, kebutuhan perawatan yang lebih mudah, perlindungan garansi panjang, hingga nilai jual kembali menjadi faktor penting yang dapat memberi manfaat ekonomi dalam jangka panjang.
“Secara keseluruhan, konsumen berpotensi memperoleh efisiensi biaya hingga sekitar Rp83 juta selama masa kepemilikan VF MPV 7. Melalui VF MPV 7, kami ingin menghadirkan kendaraan keluarga yang tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga memberikan nilai lebih bagi konsumen sepanjang masa kepemilikannya,” ujar Antonio Zara, Market CEO VinFast Indonesia.
Potensi penghematan biaya hingga Rp83 juta dihitung berdasarkan masa kepemilikan kendaraan selama empat tahun dengan rata-rata jarak tempuh sekitar 2.000 kilometer per bulan. Untuk semakin meningkatkan manfaat tersebut, VinFast juga menghadirkan perlindungan jangka panjang guna memberikan pengalaman kepemilikan yang lebih nyaman.
Bagi konsumen VF MPV 7 yang memilih skema berlangganan baterai, VinFast menawarkan langganan baterai gratis selama dua tahun, sehingga membantu mengurangi biaya kepemilikan sejak awal.
Selain itu, VF MPV 7 dilengkapi garansi kendaraan hingga tujuh tahun atau 160.000 kilometer serta garansi baterai hingga sepuluh tahun atau 200.000 kilometer, mana yang tercapai lebih dahulu.
Melengkapi berbagai manfaat tersebut, program 80 persen Resale Value Guarantee memberikan kepastian yang lebih baik terhadap nilai jual kembali kendaraan bagi pelanggan yang ingin beralih ke model VinFast lainnya di masa mendatang.


