NMAA News – Lacoste memperluas kiprahnya di dunia fashion melalui kolaborasi terbaru bersama Alpine. Berbeda dari kerja sama otomotif pada umumnya, proyek ini menjadikan koleksi pakaian sebagai salah satu fokus utama, sementara mobil konsep hadir sebagai representasi visual dari semangat yang ingin disampaikan kedua merek.
Koleksi Lacoste x Alpine mengusung tema performance meets elegance, menggabungkan warisan motorsport Alpine dengan identitas sportwear premium Lacoste yang telah dikenal selama puluhan tahun. Hasilnya adalah lini pakaian yang dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara fungsi, kenyamanan, dan estetika khas Prancis.

Koleksi kapsul ini terdiri dari polo shirt, T-shirt, sweatshirt, jaket, topi, tas, hingga berbagai aksesori yang menggunakan perpaduan warna khas Alpine dengan identitas buaya Lacoste. Seluruh produk dirancang agar dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari tanpa kehilangan nuansa sporty yang menjadi ciri khas kedua merek.

Sentuhan fashion tidak berhenti pada koleksi pakaian. Alpine juga menerapkannya secara langsung pada mobil konsep Beware of the Crocodile – Alpine Lacoste A290 Rallye. Interior kendaraan dibuat serba merah dengan konsep yang menggambarkan pengemudi berada di dalam mulut seekor buaya, ikon yang selama ini menjadi identitas Lacoste.

Material petit piqué yang identik dengan polo shirt Lacoste digunakan pada jok, panel pintu, hingga lingkar kemudi. Bahkan beberapa komponen interior diproduksi menggunakan teknologi pencetakan 3D sehingga menghasilkan tekstur menyerupai kain premium sekaligus menjaga bobot kendaraan tetap ringan.
Keunikan lainnya adalah hadirnya 290 ilustrasi buaya yang tersebar di seluruh bagian mobil. Detail tersebut menjadi simbol yang menghubungkan nama A290 dengan maskot legendaris Lacoste. Mulai dari grafis di kap mesin hingga siluet buaya transparan di bagian belakang, seluruh elemen dibuat sebagai bagian dari narasi visual kolaborasi ini.

Peluncuran koleksi ini juga didukung film pendek The Test yang dibintangi Pierre Niney bersama pembalap Formula 1 Pierre Gasly. Film tersebut memperlihatkan bagaimana dunia fashion dan performa otomotif dapat berpadu melalui cerita yang ringan namun tetap menonjolkan karakter kedua merek.

Menurut CEO Lacoste, Éric Vallat, kolaborasi ini merupakan perayaan kreativitas dan inovasi khas Prancis. Kedua merek ingin menunjukkan bahwa performa dan elegansi bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dapat berjalan beriringan dalam sebuah karya.
Kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana rumah mode kini tidak lagi sekadar menciptakan pakaian, tetapi ikut membangun pengalaman sebuah merek. Hasil akhirnya bukan hanya koleksi apparel atau mobil konsep, melainkan sebuah identitas baru yang memadukan fashion, desain, dan motorsport dalam satu kesatuan yang utuh.


