NMAA News – Kompetisi desain kendaraan roda tiga listrik Kemenperin Power Ace Digimodz akhirnya memilih juara 1 dan 2 untuk diwujudkan dalam versi skala 1:1. Pengumuman pemenang dilakukan bersamaan dengan gelaran Indonesia Modification Expo (IMX) 2021 Limitless All Virtual, Sabtu (2/10).
Dua unit kendaraan pendukung aktivitas UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) tersebut dipilih langsung oleh dewan juri mewakili 127 desain terbaik Power Ace Digimodz lainnya.
View this post on Instagram
Desain tambal ban karya digimodstar Fairuz Sinatriya dibangun dari konsep tambal ban keliling untuk memudahkan profesi tukang tambal ban. Dilengkapi tabung kompressor, generator, pompa angin, dan seperangkat alat penunjang pekerjaannya.
Memiliki desain modern juga dibalut warna abu cerah, abu gelap dan oranye memudahkan unitnya terlihat saat sedang berkeliling.
View this post on Instagram
Sementara itu di posisi kedua, dimenangkan oleh konsep pedagang roti keliling karya Deden Desmahikmawan. Unit kendaraan Power Ace mengalami rombakan hingga menghasilkan gaya retro. Dilengkapi juga etalasi untuk menjajakan beragam jenis roti supaya bisa memudahkan konsumen memilih jenis roti kesukaannya.

Kemenperin Power Ace Digimodz 2021 diharapkan menjadi saluran inspirasi bagi para desainer digital. Terutamamemberikan kontribusi tepat guna untuk memenuhi kebutuhan transportasi bagi pelaku UMKM.
“Animo dari para kontestan cukup tinggi berimprovisasi dengan desain Power Ace. Hasilnya bagus-bagus. Semoga dengan adanya kompetisi ini menjadi awal mula kemajuan para pelaku UMKM di Indonesia,” papar Direktur Yoshapat Simanjuntak selaku PT Dharma Polimetal .
Namun yang lebih penting lagi adalah aspek aplikasi. Dengan kata lain, meski kompetisi modifikasi digital, desain yang dibuat sebisa mungkin dapat diwujudkan dalam skala 1:1. Seperti diketahui, Power Ace merupakan motor roda tiga listrik multifungsi yang bisa membantu hampir semua pekerjaan dan kebutuhan UMKM lokal.
Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian, Sony Sulaksono mengungkapkan hasil karya para desainer modifikasi kemungkinan tersebut bisa saja sesuai kebutuhan para pelaku UMKM.
“Sekali lagi kami ucapkan selamat kepada para peserta terpilih menjadi pemenang di kontes Kemenperin Powe Ace Digimodz pertama. Sebetulnya semua peserta sudah menunjukan kepiawaiannya modifikasi unit Powe Ace. Akan tetapi, ada pertimbangan-pertimbangan lain sebelum desain itu diwujudkan,” ungkapnya.


