Toyota Probox Diam-diam Turun di Ajang Balap, Modal Cangkok Turbo Toyota Yaris untuk Hasilkan Tenaga 148 HP

0
Foto: Web Option/Motorfun
- Advertisement -

NMAA News – Secara umum mobil niaga biasanya difokuskan pada kemampuan daya tampung dan biaya perawatan terjangkau. Dua unsur tersebut membuat segmen kendaraan niaga kerap minim ubahan.

Khusus pasar Jepang, Toyota menghadirkan Probox pada 2002 yang hingga kini masih eksis menjadi salah satu mobil niaga. Memiliki wujud station wagon, Probox dibekali ruang kabin lega, meski tanpa banyak dijejalkan fitur canggih. Uniknya, mobil niaga satu ini ternyata bisa digunakan untuk keperluan balap.

Gelaran balap di Jepang bernama JPSC (All Japan Probox Succeed Championship). Sejumlah peserta di ajang balap ini memang banyak mendandani mobilnya supaya lebih sangar. Akan tetapi, sang pemenang justru membuat Probox miliknya tetap terlihat standar.

Foto: Web Option/Motorfun

Seperti dikutip dari Motorfun, pemenang seri pertama balap JPSC merupakan sebuah Probox lansiran 2002 berkelir silver. Tampil laiknya ‘serigala berbulu domba’, Probox satu ini mendapat peningkatan di hampir semua komponen.

Terutama, dapur pacu 1NZ mendapat pasokan doping tenaga dari turbo bawaan Toyota Vitz RS atau Toyota Yaris. Racikan tersebut sanggup menghasilkan tekanan boost 0,5 bar dan tenaga 150 ps (148 HP).

Pemasangan peranti turbo baru diikuti intercooler front-end bawaan Nissan Silvia S13, berikut mengakali ukuran intercooler, piping dan bagian penutup supaya terpasang sempurna. Bagian oil cooler juga dipasang untuk mengantisipasi kenaikan temperatur oli ketika mesin turbo bekerja.

Foto: Web Option/Motorfun

Kemampuan akselerasi responsif dihadirkan dari kopling karbon Exedy berjenis bolt-on khusus Toyota Vitz. Kemudian, tenaga dari mesin disalurkan melalui diferensial TRD LSD 1,5 way ke dua roda depan.

Sentuhan modifikasi di sektor kaki-kaki supaya lebih rigid dan anteng saat bermanuver atau akselerasi di kecepatan tinggi bermula dari ubahan pada suspensi. Bagian depan diberi coilover Super Orleans besutan Ohlins dipadu per 14kg/mm di depan dan coilover Largus dipadu per 8 kg/mm di belakang. Ruang mesin juga mendapat strut bar yang dipasang melintang di bagian ujung pengait sokbreker atas.

Sebanding dengan lonjakan di sektor jantung pacu, peranti rem kini mengandalkan kaliper rem dan rotor disc milik Toyota Vitz RS. Komposisi ini menjadi aplikasi di keempat roda dengan velg ukuran 15 inci yang berbeda desain.

Foto: Web Option/Motorfun

Sementara itu, dua jenis ban hadir sebagai opsi untuk dua kondisi jalan. Keperluan sirkuit menggunakan ban Ecsta V700 di dua roda depan, tapi dua roda belakang menggunakan ban Direzza ZII.

Melongok ke ruang interior, nuansa racing dipadukan dengan tampilan kabin standar. Dua buah jok full bucket Sparco dan sabuk pengaman HPI. Dilanjut ubahan pada setir Sparco, PLX/F meter, dan tachometer untuk membaca sejumlah informasi dari mesin.

- Advertisement -