NMAA News – Tidak diragukan lagi, kalau material carbon fiber terbukti mendongkrak tampilan dan memiliki kesan mewah sekaligus sporty.
Selain digunakan pada bagian bodi, faktor bobot jadi kunci penting mengapa bodi carbon fiber diminati car enthusiast sampai pabrikan.
Belum lama ini tersiar kabar jika pabrikan Nissan sudah mengajukan paten blok silinder mesin berbahan komposit ke Kantor Kekayaan Intelektual Dunia.
Dikutip dari laman Carbuzz, Nissan disebutkan akan membuat bagian casing berbahan komposit dan bagian internal terbuat dari logam material terbaik.

Paten ini juga tidak menyebutkan seluruh bagian blok sepenuhnya berbahan komposit.
Tetapi, disebutkan jika bagian luar resin dilas ke bagian blok utama sebagai tempat pembakaran mesin.
Terlihat, celah antara bagian luar resin dan dan blok utama bagian dalam akan bertugas menjadi sekat dan membentuk casting.
Secara teknis, keunggulan blok komposit carbon bisa mengurangi bobot, selain pengolahan termal lebih baik.
Selain itu, komposit memiliki durabilitas material lebih kuat dibanding logam. Nissan menjamin material luar komposit tidak akan memanas sampai memuai seperti logam pada umumnya.

Sehingga, desain blok mesin tersebut dapat mengelola hawa panas lebih baik serta dapat mengantisipasi aus dari sistem pelumasan. Cara ini akan berpengaruh terhadap bobot piston lebih ringan 40 persen.
Kabar penggunaan material komposit menjadi sebuah pertanda jika teknologi mesin internal masih dapat dikembangkan lebih lanjut.
Terlebih lagi, menjadi pertanda kehadiran model performa GT-R generasi selanjutnya.


