Hajatan Otomotif Internasional Sema Show Diundur Hingga 2021

Pameran modifikasi otomotif dan industri aftermarket, Specialty SEMA Show 2020 urung digelar. Dilansir dari website resmi www.sema.org, kabar ini menjadi jawaban dari sejumlah asumsi yang sebelumnya beredar di publik otomotif. Panitia melempar solusi ke publik terkait opsi terbaik yang dapat menjadi kompromi di tengah kondisi saat ini.

Diantaranya penundaan event atau tetap menggelar event dengan standar protokol kesehatan yang ketat. Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang meluas di Las Vegas jadi pertimbangan pihak SEMA Show untuk melangsungkan acara. Alih-alih dapat berkomitmen menggelar konsep offline, namun mereka tetap mengutamakan sejumlah aspek krusial lainnya.

Kabar pembatalan tersebut dipublikasikan hari ini, 6 Agustus 2020, di semua kanal milik SEMA. Penyelenggara menuturkan, Las Vegas Convention Center tidak akan bisa digunakan untuk tanggal yang telah dijadwalkan pada 3-6 November 2020. Selain itu, penyelenggara juga memperhitungkan faktor utama yaitu kesehatan terkait pandemi Covid-19.

Pihak penyelenggara juga memperhitungkan survei terakhir kepada seluruh stake holders industri otomotif baik anggota SEMA, Overseas Buyers, dan juga para para pengunjung, yang mengindikasikan hasil yang tidak cukup baik. Adapun terkait registrasi yang dilakukan partisipan pameran tersebut, penyelenggara mengkonfirmasi akan me-refund (red:pengembalian) untuk seluruh biaya pameran stan serta pendaftaran peserta.

“The SEMA Show selalu berkomitmen untuk memajukan bisnis di pasar aftermarket otomotif, dan untuk memberikan peluang terbaik bagi produsen dan pembeli untuk tetap terhubung, mempromosikan produk baru, dan menyebarkan tren otomotif terbaru,” kata Chris Kersting, presiden dan CEO SEMA.

Foto: Ist @semashow

Sebelumnya SEMA pernah mewacanakan melakukan optimalisasi penjualan khusus barang aftermarket secara langsung melalui sejumlah marketplace. Meski langkah ini belum sepenuhnya bisa terlaksana dan masih dalam proses penyusunan konsep. SEMA akan membuat konep penjualan barang aftermarket secara daring atau virtual show.

Foto: www.sema.org

“Kami menghargai semangat, kerja keras, dan inovasi yang diberikan industri kami ke dalam SEMA Show setiap tahun. Meskipun keadaan mengecewakan membuat kami tidak dapat menyelenggarakan acara di bulan November, kami berharap dapat mengumpulkan semua orang pada tahun 2021 untuk menghelat acara lebih spektakuler,”jelasnya.

Acara yang diprediksikan akan dipenuhi sekira 150.000 pengunjung di Las Vegas Convention Center tersebut terpaksa ditunda hingga 2021 mendatang. Kersting mengaku, pihaknya mendorong para pelaku industri untuk dapat beradaptasi dengan kondisi saat ini. Terlebih kondisi ekonomi kian melemah, banyak potensi yang bisa dilakukan  untuk menjaga nadi perekonomian khususnya di industri barang aftermarket. Melalui program khusus yang dicetuskan saat itu “Covid Economy” .

Foto: NMAA Gallery

Secara periodik, pihaknya mengaku terus mengedukasi para partisipan lewat sejumlah rapat virtual. Kegiatan tersebut sudah tercatat di website resmi SEMA. Pun, sejumlah tenant masih berharap, SEMA dapat mengatasi sejumlah kerugian yang dialami para tenant.

“Saat ini industri aftermarket sedang melakukan penyesuaian luar biasa, tidak hanya untuk bisnis tetapi juga rutinitas harian. Pada tahap ini, kami masih mendapatkan informasi lebih lanjut tentang berbagai cara perusahaan beradaptasi dengan COVID Economy. Sebagai sebuah industri, yang melibatkan banyak pelaku bisnis dan penggemar otomotif harus bersama-sama menemukan cara untuk melakukan bisnis sambil mengikuti protokol kesehatan, aspek keselamatan, dan kesejahteraan bagi semua yang terlibat. ”jelas Kersting.

Kersting mengaku, di masa-masa sulit seperti sekarang ini para member bersifat kooperatif tanpa memaksakan kehendak personal sampai mengantisipasi kerugian yang muncul karena dampak selama pandemi ini. Terlebih, SEMA sudah terbiasa terhadap polarisasi zaman. “Industri kami secara historis telah melewati berbagai kesulitan. Tapi, kembali lagi dengan modal ketulusan dan komitmen untuk tetap mengembangkan skena modifikasi dunia. Hal seperti pasti bisa kita lewati bersama,” kata Kersting.

Pelopor Hybrid Event

Meski dibatasi dengan keterbatasan aktifitas selama pandemi, ranah modifikasi dan industri aftermarket lokal mampu beradaptasi. Hal tersebut senada dengan agenda tahunan National Modificator and Aftermarket Association yang tetap menghelat gelaran modifikasi dan industri aftermarket, Indonesia Modification Expo 2020 hybrid event. Tahun ini IMX 2020 digelar spesial dengan konsep  konsep virtual event. Bukan hanya dalam scoop acara, IMX tahun ini sudah melewati proses penggarapan yang matang.

Konsep hybrid event yang sudah diwartakan sejak 1 Juli lalu sudah mempertimbangkan seluruh aspek serta komponen penyelenggaraan acara lebih komprehensif. Sehingga potensi para produsen aftermarket Indonesia tetap diuntungkan. Tentunya kondisi sekarang ini memacu IMX lebih kreatif dan visioner sebagai pelopor virtual event.

Foto: IMX 2019

Seluruh industri modifikasi Indonesia dapat tetap menghadirkan berbagai terobosan. Dari menjual produk terbaik melalui IMX Digital Market, mempromosikan produk modifikasi terbaru melalui IMX Exclusive Release, konten konten terbaik seperti Gelis Tuner Competition, Live Modz 2020, bahkan Giveaway dan Supergiveaway khas IMX akan tetap dihadirkan.

Tak terketinggalan seluruh pengunjung dapat menyaksikan dengan aman dan nyaman dimana saja secara online hanya dengan satu klik, oleh karena itu beli tiketnya dan catat tanggal eventnya: 10 October 2020, jam 13.00-17.00 WIB, melalui platform loket.com ya. Sampai berjumpa di IMX 2020 Hybrid Event! #VivaModifikasiIndonesia