Ir. Putu Juli Ardika, MA: Aktif Kampanyekan Geliat Industri Nasional Lebih Luas

Sepak Terjang Putu Juli Ardika di Kemenperin RI

Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional (RSKKNI) Modifikator yang saat ini sedang digarap oleh National Modification & Aftermarket Association (NMAA) dan diinisiasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia bertujuan agar dapat meningkatkan skill para modifikator, bengkel spesialis, dan juga sumber daya manusia (SDM) potensial.

Di balik gagasan keberadaan standarisasi untuk modifikator tersebut, salah satu tokoh yang mendorong ialah Ir. Putu Juli Ardika, MA terhitung mulai (2/10) menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pendalaman, Penguatan, dan Penyebaran Industri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Sebelumnya, pejabat kelahiran Buleleng, 55 tahun lalu itu menduduki jabatan sebagai Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Pak Putu, begitu ia biasa disapa, secara aktif mengampanyekan RSKKNI modifikator yang merupakan stimulus kreatif bagi para pelaku modifikasi. Selain itu, di belakang meja kerjanya beragam idedan kreativitas  tercipta, dalam meniupkan nyawa untuk industri manufaktur nasional mencapai tingkat yang lebih tinggi. Hal tersebut tercermin dari catatan-catatan penting dan kutipan yang tepat serta terukur yang disampaikannya ke hadapan media.

Pria lulusan The University of Tsukuba, Jepang tersebut merupakan pribadi yang tegas, ramah dan visioner. Sepak terjang Pak Putu selama berkiprah di Kemenperin RI merupakan buah dari konsistensi, dedikasi dan ketulusan demi bangsa dan negara. Terbukti ia sempat menjadi Atase Perindustrian pada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Brussels, Belgia, dan kerap mengisi dan diundang menjadi pembicara pada forum-forum besar perindustrian.

Selain itu, Pak Putu memiliki impian besar yang bahkan bisa dirasakan oleh masyarakat seperti yang tercermin dari gagasan RSKKNI Modifikator. Poinnya adalah untuk mengapresiasi ranah industri modifikasi nasional. Berdasarkan pengalamannya, ia melihat potensi SDM modifikasi di Tanah Air sangat besar bahkan termasuk yang terbaik dibanding negara maju sekalipun. Hanya diperlukan regulasi dan dukungan yang proper sehingga mendorong industri ini jadi tuan rumah di negeri sendiri.

Belakangan ia juga sedang gencar mengampanyekan amanat Peraturan Presiden (Perpres) No. 55 tahun 2019 tentang Percepatan Pengembangan Kendaraan Bermotor Listrik. Bukanlah hal mudah, sejumlah sarana mesti dipikirkan, mulai dari produksi unit kendaraan, baterai, suku cadang, hingga stasiun pengisian. Belum lagi, sosialisi yang dilakukan tentunya wajib efektif diterima masyarakat.

Berikut ini adalah perjalanan karir Ir. Putu Juli Ardika, MA di Kemenperin RI: Dimulai pada 1997 sebagai Pj Kasi Rekayasa & Jasa Lainnya. Dengan skill analisis yang dimiliki serta jam terbang yang cukup, ia beralih di lapangan. Tak lain untuk menggali kembali sektor perindustrian nasional. Pada 2001, Pak Putu dipercaya menjadi penyuluh Perindustrian Pratama, adapun tugasnya memberi penyuluhan dan edukasi terkait sektor industri dengan sejumlah pengusaha, pabrikan besar berskala nasional maupun internasional.

Di tahun yang sama, pria pemegang penghargaan Satyalancana Karya Satya XX dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg RI) kemudian melanjutkan studi Magister dengan konsentrasi Management Science and Public Policy Studies di The University Of Tsukuba, Jepang. Rencana studi tersebut membuat Pak Putu semakin percaya untuk berkontribusi memberikan ide brillian bagi kebijakan politik dan ilmu pengetahuan yang relevan diimplementasikan di Indonesia.

Selama menjabat di posisi Penyuluh Perindustrian, sekaligus meneruskan studi turut membangun pribadi Pak Putu di kemudian hari, visioner dan bijaksana. Sederet jabatan krusial sempat diembannya di antaranya Kepala Bagian Rencana Program Sektoral dan Regional Biro Perencanaan (2010), Direktur Akses Pasar Industri Internasional (2016), Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP)  Kemenperin RI (2017-2020). Dan per Oktober 2020 ia kembali diangkat mengemban jabatan baru  sebagai Staf Ahli Bidang Pendalaman, Penguatan, dan Penyebaran Industri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Geliat industri modifikasi yang saat ini mulai diperhatikan pemerintah salah satunya merupakan dukungan nyata Pak Putu. Selamat mengemban tugas dan jabatan baru Ir. Putu Juli Ardika, MA.

Related Articles

Stay Connected

21,582FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles