Ide modifikasi kendaraan bisa berawal dari mana saja, karena realisasi konsep bisa berawal dari hal yang menyangkut dengan kegemaran lain. Pembawa acara Hoonigan AutoFocus, Larry Chen, menemukan kombinasi keduanya, modifikasi dan musik. Saat bertandang ke gelaran Grid Life Midwest belum lama ini, Larry menemukan mobil modifikasi berbalut wrapping stiker motif frankenstrat.
Diketahui, desain abstrak garis monokrom berlatar merah itu sama seperti motif di gitar frankenstreit. Karena merupakan tribute untuk sang legenda gitar dunia, Eddie “Van Halen” yang meninggal dalam upaya melawan kanker ganas beberapa waktu lalu.

Dalam unggahan di kanal Youtube Hoonigan Autofocus, desain livery mempertegas tampilan sebuah Subaru Impreza generasi pertama. Mobil lansiran 1992 ini dimodif bergaya “Time Attack” atau gaya modifikasi mobil balap tiga putaran. Merupakan project modifikasi dari bengkel Mechanical Advanced Racing yang dibawa langsung oleh mekaniknya.
Untuk mengimbangi desain eksterior sejumlah ubahan aerokit disematkan. Seperti front lip bumper,4 buah fender dan side skirts untuk menjangkau ground clearance. Ubahan lain seperti spion custom, semua jendela menggunakan kaca berbahan plexiglass lengkap dengan lubang udara, dan airscoop di kaca belakang. Sistem suspensi ditopang mengandalkan 2 way coilover.
Sedangkan setup kaki-kaki bergaya racing berkat penggunaan velg Konig Countergram 18 x 10.5 inci berkelir matte black. Velg berjenis flow form ini dibalut ban slick berukuran 245/40. Di balik velg terdapat piringan rem berukuran besar yang menunjukan instalasi dari sistem pengereman Big Brake Kit.

Sedangkan di bagian belakang, terdapat wing raksasa berbahan alumunium. Komponen penghasil efek downforce ini tampak lebih dramatis dilihat dari segala sisi. Tepat di bawah spoiler, terdapat ventilasi radiator diantara kedua bilah lampu belakang. Mekaniknya menyebut, pemasangan ventilasi bermuatan dua kipas berfungsi untuk menjaga temperatur mesin tetap menggigil.
Masuk ke bagian Interior sedan ini kental aura racing. Konfigurasi ubahan paling terlihat dengan substitusi girboks sequential yang dapat dikontrol melalui paddleshift di lingkar setir kemudi. Juga diperkuat pengontrol RPM mesin agar mempermudah pemindahan gigi lebih sempurna. Ubahan lainnya yaitu jok full bucket seat, seatbelt 6 titik, rollcage,console, dan sejumlah fitur optional turut melengkapi.

Beralih ke sektor jantung mekanis, mesin flat 4 EJ22 berkapasitas 2,3 liter ditingkatkan menjadi 2.7 liter dengan mengaplikasikan stroker crank. Mesin tersebut dikawinkan dengan transmisi manual 5 percepatan. Dilengkapi dengan add-on radiator di bagian atas shifter cart, agar menjaga pendingin langsung dari turbo tetap dalam kisaran suhu ideal. Tenaga mesin diklaim mampu menyemburkan 700 HP! Disalurkan ke penggerak roda depan (FWD).

Dari jejak sejarahnya Subaru Impreza WRX debut untuk pertama kalinya pada November 1992 dengan kode body GC8A. Mesin yang dipakai berkode EJ20 Turbo yang menghasilkan 236 HP dengan pilihan model body sedan (GC8) atau hatchback (GF8).
View this post on Instagram
Meski sudah tak lagi dipakai di WRC, Subaru tetap hadir dengan teknologi dan performa yang lebih bengis di tiap pembaruan. Salah satunya adalah model 22B STi dan rilis antara Maret-Agustus 1998.


