NMAA News – Suzuki Jimny SJ410 asal Bali ini memulai hidupnya sebagai mobil milik orang tua Dendi. Ketika diwariskan kepada Dendi, mulai banyak dijamah. Tujuannya, memberikan sebuah penghargaan dan merawat kondisinya tetap prima, beberapa komponen ubahannya cukup membuat syok. Terutama pada sektor dapur pacu.
“Kenapa memangnya? Salah konsep ya? Karena memang hasil modifikasi ini yang saya gemari,” jawab Dendi saat ditanyai NMAA Media.
Beberapa gaya modifikasi sempat diwujudkan di Jimny lansiran 1986 ini. Dendi mengungkapkan pernah menjajal balap drag semasa duduk di bangku SMA, pernah ceper mampus dipasang velg kaleng atau memasang karbu 4 barrel bermodal mesin standar.
“Sekedar ingin terlihat beda, itu sebabnya saya lebih menyukai konsep sleeper dan elegan,” ungkapnya.

Bisa dibayangkan, betapa banyak kenangan yang hadir menemani masa remajanya hingga sekarang. “Ketika sedang berada di Jakarta, kebetulan saya menemukan mesin K6A bertransmisi otomatis. Mesin bawaan Suzuki Jimny JB23 akhirnya mulai dikerjakan perlahan. Sembari nunggu spare part impor dari Jepang saya dengan tim mengerjakan ubahan lain di beberapa bagian,” ulas Dendi.
Padahal pabrikan Suzuki membenamkan mesin berkode F10A, 1.000 cc. Sesuai versi bawaan Suzuki Jimny SJ410, mesin tersebut merupakan jenis mesin 4 silinder bertenaga 46 dk. Karena kurang puas, Dendi akhirnya memutuskan memboyong mesin DOHC Turbo K6A berkapasitas 660cc bertenaga 65 dk tersebut.
“Tidak banyak disentuh, karena mesinnya dapat duduk sempurna. Paling hanya memasang Trasfercase 4×4 milik Jimny JB23,” jelas Dendi.

Dibantu oleh beberapa orang tim, dia mengerjakan proyek tersebut di halaman garasi rumahnya. Mesti sudah khatam soal seluk beluk mesin BMW setelah sempat menjadi mekanik di diler resmi BMW, lain cerita ketika menggarap Jimny.
“Ada beberapa kesulitan yang sempat dialami. Seperti mencari buku wiring diagram, mencari beberapa spare part kompatibel seperti ECU, speedo meter, hingga handle matic,” urainya.
Tak kalah menarik, racikan kaki-kaki juga disempurnakan dengan daya topang air suspension Airlux Disc 4 roda. Justru, beberapa car enthusiast tidak menyadari ubahan tersebut. Alhasil, kini tongkrongannya terlihat makin gagah. Dilanjut ubahan pada velg menggunakan TE37 R17 berbalut ban BS 215/50/R17.
“Supaya cengkraman rem lebih pakem, roda depan dioptimalkan dengan BBK AP Racing 4 pot lengkap dipadu freelock 4×4 automatic,” lanjutnya.

Bagian eksteriornya diracik dari perpaduan warna spice grigio telesto dengan basis warna hitam. Sekilas, hanya menampilkan warna gelap dan warna kelir bronze pada velg lima palang ‘yang tidak pernah salah’.
Supaya menambah sangar ubahannya, dipasangi juga air scoop , 9 titik carbon pada beberapa handle, dan ubahan lampu LED dilengkapi DRL di bagian depan. Selain itu ada juga stang wiper copotan Jimny Samurai, spion Jimny custom yang dapat disetel otomatis. Sedangkan bagian belakang hanya mengubah lampu bawaan dengan jenis LED.

Melongok ke ruang interior, barulah banyak ubahan yang sudah disisipkan. Tampilannya sendiri senada dengan ubahan depan, dominasi warna hitam masih terasa dan beberapa aksen warna kuning.
Dari mulai konsep ulang jok bawaan Jimny SJ410 dilengkapi safety belt copotan JA22. Lalu, plafon dan trim menggunakan pelapis MB Tech. Beberapa part JB23 turut hadir, seperti speedometer, handle matic dan komponen electric power steering.

Masih di area kokpit, terdapat hand brake hidrolis, indikator boost control, dan indikator Defi advance guna mempermudah informasi penting kepada pengemudi.
Sedangkan komponen lainnya seperti bekled dasbor, konsul box, tabung airsus carbon, electric power window turut melengkapi.

Sebelum menandaskan perbincangan, Dendi menuturkan kondisi skena modifikasi saat ini. Keberlimpahan informasi di jagat media sosial dan internet perlu diimbangi dengan wawasan yang cukup. Hal tersebut agar menghasilkan ubahan proper dan fungsional tanpa ‘memoles’ berlebihan beberapa komponen penting. Sama seperti proses modifikasi yang tengah dijalaninya.
“Zaman sekarang acuan modifikasi lebih bebas. Mau pilih gaya modifikasi atau part aftermarket seperti apa bisa dilakukan. Terpenting, pahami betul seluk-beluk mobilnya dengan baik,” tandas Dendi.
Spesifikasi Modifikasi
Jimny SJ410 1986
“Sleeper, proper dan elegan”
Eksterior
Engine hood plus Air scoop
9 titik carbon pada beberapa handle
Lampu depan LED plus DRL
Lampu belakang LED
Stang wiper Jimny Samurai
Spion jimny custom dilengkapi Automatic Retrack
Interior
Bekled dasbor
Jok ori custom dipadu safety belt copotan JA22
Plafon dan trim dibalut pelapis MB Tech
Konsul boks custom
speedo meter JB23
Handle matic JB23
EPS JB23
Hand break custom hidrolis
Indikator boost control
Indikator Defi advance
Tabung airsus carbon
Electric power window
Mesin
K6A turbo Automatic JB3
Transfercase 4×4 copotan JB23
Kaki-kaki
Suspensi Airsuspension AirluxDisc 4 roda
BBK depan AP racing 4 pot 330
Freelock 4×4 automatic
Velg Te37 R17 berbalut ban BS 215/50/R17


