NMAA News – BMW seri 2 terbaru resmi menyapa publik otomotif secara virtual, kemarin, (7/7). Model berjenis Coupe ini memiliki kode G42 sebagai penerus BMW 02 yang diluncurkan 50 tahun lalu.
Ada sejumlah pembaruan yang membuat modelnya begitu spesial. Paling menonjol bahasa desain BMW dilihat dari tampilan kidney grill horizontal berukuran ‘normal’. Sebab, area paling depan tersebut sempat memicu kontroversi bahkan menjadi guyonan karena dianggap tidak cocok dengan karakter BMW.
Masih di area depan, sektor visibilitas seri 2 terbaru ditunjang dengan pemasangan lampu LED serta DRL sirkular yang diadopsi dari tampilan BMW 02.

BMW menghadirkan tiga varian dalam model ini. Yaitu 220i Coupe, 220d Coupe, dan M240i xDrive coupe.
Ketiganya memiliki spesifikasi mesin berbeda. Khusus BMW 220i Coupe dibekali mesin empat silinder turbo twin-scroll B48 berkapasitas 1.998 cc yang mampu menggelontorkan tenaga 184 dk dan torsi 300 Nm.
Selain itu, varian 230i hadir lebih bertenaga yang bakal meluncur 2022 mendatang.

Opsi mesin diesel hadir di unit 220d Coupe berbekal konfigurasi mesin empat silinder dengan two-stage turbocharging dan starter generator 48 volt. Mesin diesel mild hybrid 220d tersebut mampu memproduksi tenaga klaim 190 dk dan torsi puncak 400 Nm.
Terakhir, pada varian ketiga sebagai unit pelengkap Seri 2 dinamai M240i Coupe xDrive.Dapur pacunya sendiri diberikan opsi mesin enam silinder segaris B58 berkapasitas 2.998 cc dilengkapi turbo twin-scroll, Valvetronic, dan Double-VANOS.
Nah, mesin ini lebih bertenaga dibanding model Seri 2 lainnya yang mampu menghasilkan 374 dk dan torsi 500 Nm. Tenaga tersebut dialirkan melalui transmisi 8 percepatan Steptronic menuju keempat roda M240i xDrive (AWD) BMW xDrive.

Sejumlah fitur dan fungsi dari mulai indikator layar digital 5,1 inci, sistem infotainment 8,8 inci. Sedangkan khusus trim lebih tinggi mendapat tampilan dasbor digital dasbor digital 12,3 inci berpadu layar sentuh 10,25 inci. Menariknya, BMW memberi imbuhan teknologi HUD berteknologi modern.
Sejauh ini, pengiriman unit ke pelanggan di Jerman bakal dimulai pada awal 2022. Adapun harganya sendiri ditawarkan dalam tipe terendah seharga 39.700 Euro atau sekitar Rp 680 jutaan.


