
NMAA News – Konsistensi Yomin Sugianto di bidang otomotif sudah tidak diragukan lagi. Meski sempat melewati aral melintang, ia percaya untuk menancapkan bendera Yoong Motor Indonesia secara lebih luas. Hal tersebut dibuktikannya lewat sejumlah karya modifikasi lampu mobil di sejumlah pameran modifikasi berskala nasional dan internasional.
Kepada tim NMAA Media, pria yang baru saja menunjukan produk terbaru Yoong Motor x Osram CBI Pro tersebut memaparkan, Yoong Motor berawal dari jasa perbaikan lampu dan kaca mobil yang belajar secara otodidak.

“Awalnya tahun 2005 saya buka bengkel cuci mobil di Lampung. Bersama teman-teman sering ngulik cara servis lampu kusam atau retak. Sampai di coba berkali-kali, akhirnya ketemu meski belum mendapat hasil maksimal,” papar Yomin Sugianto, selaku founder Yoong Motor Indonesia.
Hingga salah satu temannya menyarankan Yomin untuk membuka gerai di Surabaya pada 2008. Dalam mengembangkan bisnis jasa perbaikan lampu kendaraan tersebut. Pada awal pembukaan gerainya, jumlah pesanan dapat dihitung jari. Tak heran, ide pria yang akrab disapa Yoong ini tidak diragukan lagi di kalangan modifikator lokal.

“Waktu itu kita menawarkan jasa reparasi lampu ke showroom mobil seken. Disamping itu, terus mempromosikan produk dan jasa kita di sejumlah pameran atau kegiatan otomotif,” kenangnya.
Hingga saat ini, Yoong Motor bertransformasi menjadi parameter bengkel modifikasi lampu dan kaca mobil yang patut diperhitungkan. Terlebih, Yomin mengaku sudah mendapat banyak pelanggan yang mempercayakan modifikasi lampu mobil hingga mancanegara.
Bahkan, sejak beberapa tahun terakhir Yoong Motor dipilih sebagai partner untuk proses pelatihan restorasi lampu dan kaca mobil bagi siapapun yang ingin membuka rumah modifikasi lampu mobil.

“Kami berharap agar bisa memajukan dunia otomotif di luar negeri lewat inovasi dari para modifikator. Selain itu, menyamaratakan standarisasi modifikasi agar bisa lebih proper, aman serta berkualitas,” ungkapnya.
Menurutnya, modifikasi bukan sekedar pengaplikasian gaya modifikasi dari tampilan saja. Lebih jauh, aspek fungsional lebih diutamakan. Seperti kebutuhan komponen pencahayaan yang menjadi objek modifikasi untuk dapat menunjang performa berkendara saat malam hari atau cuaca hujan. Bila menerapkan komposisi yang keliru sangat berpengaruh pada perangkat relay hingga conversion kit.

“Permasalahan yang sering terjadi pada memodifikasi lampu adalah hasil setting akhir. Karenanya, kami melengkapi setiap kebutuhan untuk setting dengan beberapa alat setting yang dibutuhkan, dan tentunya juga di pastikan lagi dengan setting secara manual agar mendapatkan hasil yang maksimal,” ujar Yomin.
Modifikasi lampu mobil juga memiliki standar teknis. Seperti posisi titik fokus, lebar sudut penyinaran, tinggi rendah dan menggunakan standar pengaturan berkendara yang aman untuk pengguna jalan lain.

“Seperti penerapan sistem Analog Leveling sebagai cara mudah agar setiap Pemilik Kendaraan dapat merubah settingan tinggi dan rendah level lampu sesuai dengan kebutuhan. Karena modifikasi lampu saat ini mengacu pada model yang lebih proper, simple dan fungsional,” tandasnya.
Bagi para car enthusiast yang ingin memodifikasi sektor pencahayaan di mobil kesayangan, sila mendatangi cabang Yoong Motor yang telah tersedia di sejumlah kota di Indonesia. Sila DM instagram @yoong_motor_indonesia
