NMAA News – Musim panas 2022 mendatang jadi momen spesial bagi Subaru. Pasalnya pabrikan kendaraan asal Jepang tersebut mulai jadi pembicaraan mengenai generasi Subaru WRX terakhir. Sejumlah kalangan berasumsi bahwa Subaru akan mengadopsi mesin F24 yang merupakan powerplant di sejumlah lini produk andalan mereka.
Menurut pemberitaan di laman Goo-Net.com, mesin berkapasitas 2.4 liter tersebut muncul dalam dua varian. Pertama, dalam Versi turbo tertanam di unit kendaraan Subaru Ascent, Legacy XT, dan Outback XT. Sementara itu, varian naturally aspirated dimiliki new BRZ dan Toyota GR 86.

Dari rumor tersebut, diprediksikan mesin WRX terbaru sanggup menghasilkan tenaga sekitar 300 dk. Jika dibandingkan dengan WRX yang beredar di pasar Amerika Serikat (AS) mesin FA20F berkapasitas 2.0 liter sanggup menghasilkan 296 dk.

Sedangkan, versi racikan Subaru Technica International (STI) selaku in house tuner Subaru, mesin FA24 diduga bisa menghasilkan 345 dk bahkan bisa lebih besar.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis CVT, sedangkan WRX STI memiliki sistem transmisi manual 6-percepatan. Keduanya akan menyalurkan tenaga mesin boxer ke jalan melalui sistem penggerak semua roda atau All-Wheel Drive (AWD).

Sejumlah kalangan menyebut, Subaru WRX dan WRX STI akan menjadi model terakhir yang akan diperkenalkan Subaru tanpa suntikan elektrifikasi. Lantaran, di generasi selanjutnya, usai bekerjasama dengan Toyota, Subaru mulai menggarap teknologi hyrid di mesin mereka.

