Cetak Sejarah di Kompetisi Drift GP1 Rusia, Amandio: Hadiah untuk Kemerdekaan RI Ke-76

0
Foto: Ist @amandio55
- Advertisement -

NMAA News – Drifter asal indonesia Adwitya Emmanuelle Amandio sukses meraih titel kemenangan di kompetisi Russian Drift Series (RDS) GP putaran ke-5, pada 21 hingga 22 Agustus 2021. Terjun bersama tim Forward Auto, drifter yang akrab disapa Dio berhasil duduk di posisi ke 6 klasemen. Sedangkan secara tim yang menaunginya mendapat posisi 3 di klasemen tim.

Unit mobil drift Nissan 180SX dengan nomor start 89 sontak membuat trek lintasan Red Ring, Krasnoyarsk, Rusia memanas. Lantaran, diwarnai dengan momen-momen menegangkan. Hal tersebut tentunya membuat para audiens semakin berdebar-debar.

Foto: Ist @amandio55

Terhitung sedari babak kualifikasi. Dio mengandalkan sebuah Nissan 180SX dengan nomor start 89 meraih posisi ke 10, Sabtu (21/8/2021). Pada run 1, dia berhasil meraih poin 83 dan menduduki peringkat pertama. Berlanjut ke run 2 Dio menunjukan taji dengan aksinya hingga menghasilkan poin 85.

Babak kualifikasi ini menorehkan hasil positif bagi Amandio. Pasalnya, diantara sejumlah drifter lain, dia tergolong apik menjaga mobilnya agar meliuk-liuk dengan alun. Hingga akhirnya posisinya tergantikan. Alhasil, Dio merampungkan posisinya ke-10.

Foto: Ist @amandio55

Perjalanan drifter kelahiran 1992 ini berlanjut hingga lolos di jajaran Top 16 setelah mengalahkan drifter Aleksey Vakhtin di Top 32. Kelihaian Dio meliuk-liukan mobil kian teruji. Padahal mereka sama-sama memiliki raihan tenaga mesin 700 hp yang berkontribusi untuk melesatkan mobil mereka. Jika Amandio menunggangi Nissan 180SX, Aleksey justru mengandalkan Toyota Altrezza yang menerima asupan tenaga dari mesin 2JZ.

Foto: Ist @amandio55

Klasemen pertandingan terasa semakin melancip dengan menyisakan belasan drifter lainnya. Di posisi Top 16, Fedor Vorobyey menjadi lawan Amandio usai menerima jalur bye run karena pesaing sebelumnya mengalami kendala teknis saat di lintasan. Momen menegangkan semakin menjadi-jadi. Kali ini, Nissan 180 SX bertenaga 700 hp Amandio harus menghadapi kembali mesin 2JZ. Akan tetapi, Fedor Vorobyey justru menggunakan mobil drifting berbasis Lada VAZ-22105 dengan output tenaga 500 hp.

Foto: Ist @amandio55

Persaingan ketat di babak Top 16 begitu sengit. Dalam dua kali run, Dio berhasil menunjukan kembali kemampuan andalnya ketika menangani Nissan 180SX. Dalam siaran langsung, drifter nasional Akbar Rais dan Zharfan Rahmadi menyaksikan aksi Amandio di lintasan. Akbar tak henti-hentinya menyemangati Dio sebagai kawan se-profesi yang turut membawa nama Indonesia di kancah drifting dunia.

Melihat pada run 1, Amandio ditunjuk menjadi leader di posisi depan. Sedangkan Fedor di posisi chaser atau tepat di belakang Amandio. Belum lama mobil mereka meluncur, Amandio langsung diganjar 10 poin lantaran mobil Fedor keluar dari lintasan ketika hendak mengimbangi harmonisasi Amandio di tikungan kedua. “Easy win sih ini. Tolong supporter Dio kasih tau advantage 10-0,” kata Akbar.

Berlanjut ke run 2, kini Amandio bertukar tugas dengan Fedor Vorobyey. Berbeda dengan run 1 dengan raihan poin tinggi. Kini di run 2 justru Dio bermain aman dengan menempel Lada bermesin 2JZ tersebut hingga finish.

” Dia padahal bisa mepet lagi itu. Tapi gua yakin dia main aman aja. Good luck Dio,”! seru Akbar Rais dalam siaran langsungnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Emmanuelle Amandio (@amandio55)

Setelah merampungkan Top 16, Dio kemudian mendapat nilai dari tiga orang juri hingga berhasil memasuki posisi Top 8. Tapi, semakin tinggi pohon semakin kuat angin yang menerjangnya. Lawan Dio kali ini tidak main-main, yaitu Arkady Tsaregradtesev dengan mengandalkan Nissan 370Z bermesin VR38 dan memiliki output tenaga 953 hp.

Ketika momen antara Dio dan Arkady berlangsung, aura kompetisi kembali menyala. Keduanya menunjukan kemampuan mengendalikan mobil drfit masing-masing. Pada run pertama, Dio bertindak sebagai chaser di belakang Arkady. Sayang, Dio harus puas oleh ganjaran 5 minute break karena sempat terjadi kontak dengan mobil di depannya sebanyak dua kali.

Mencoba membalikan keadaan, ketika run kedua Amandio menjadi leader di depan mobil Arkady. Tapi, laga menegangkan ini menghasilkan nilai plus untuk Arkady Tsaregradtesev.

Foto: Ist @amandio55

Secara keseluruhan, kompetisi Russian Drift Series (RDS) GP dimenangkan oleh James Deane yang mampu merengkuh titel juara di podium, menempati posisi pertama. Sedikit dari posisi James, rekan Amandio Roman Tivodar dengan Nissan S-15 SR20 bertenaga 770 hp harus menerima finish di posisi keempat.

Meskipun begitu, tim Forward Auto sukses meraih posisi ketiga atas pencapaian dari para drifternya tersebut.

Melalui akun Instagram @amandio55, Dio banyak mengucap syukur atas pencapaiannya di kompetisi drifting tersebut. Pencapaiannya tersebut dipersembahkan untuk kemerdekaan Indonesia ke-76 tahun. Congrats Dio!

- Advertisement -