Nissan 240SX Rela Dioplas, Terobsesi Paras Datsun Sunny B110 Bergaya Bosozoku

NMAA News – Rocket Bunny ternyata tidak hanya dikenal sebagai produsen body kit semata. Lebih jauh, kiprahnya mampu membuat trend setter di kancah internasional. Di tangan seorang founder berpenampilan nyentrik, Kei Miura, popularitas Rocket Bunny kian melambung tinggi.

Tentu saja bukanlah hal mudah bagi Miura-san memasarkan produk andalannya. Dirinya mengaku modal mendirikan Rocket Bunny hanyalah imajinasi, insting, dan rasa penasaran. Karena sebelumnya, Miura-san sering mendapati banyak penggemar Bosozoku yang berdomisili di sekitar lingkungannya.

Meski bukan proyek pertama, salah satu mobil yang turut menyokong berdirinya Rocket Bunny yaitu Datsun Sunny B110. Model satu ini dimodifikasi oleh Kei Miura pada 1986 lalu dengan membuat konsep dan styling melalui aplikasi CAD. Hasilnya, sedan berdimensi kompak tersebut tampil merunduk dengan opsi wide body kit berkat pemasangan keempat overfender bolt on. Momen inilah akhirnya membentuk karakter modifikasi Rocket Bunny di kemudian hari.

Foto: Mototrend

Jauh dari keriuhan mobil terbaru dengan asupan body kit Rocket Bunny, Kei Miura ternyata menghadirkan lini produk convertion kit Datsun Sunny B110. Serangkaian komponen tersebut bahkan cukup diminati para modifikator terutama penggemar gaya modifikasi Bosozoku dan tetap proper.

Salah satunya diminati oleh modifikator asal California, Amerika Serikat (AS) bernama Robb Ferguson. Sejak mengenal car culture Jepang, Robb justru terinspirasi untuk membangkitkan kembali wujud sebuah Datsun klasik di unit Nissan 240SX.

Meski tampangnya lawas, tapi menghadirkan kesan impresif usai mengalami perombakan ulang yang dilakukan di pelataran halaman rumah.

Sejumlah pengerjaan body dikerjakan langsung oleh tim Robkabob Designs. Opsi warna kelirnya juga dipilih Datsun Gold supaya kesan retro kian terpancar. Disematkan juga beberapa stiker sponsor dan nomor 23 di kedua pintu depan karya superwowfactory.com. Sektor visibilitas ditambahkan dua pasang spion horizontal dari Vitaloni.

Foto: Mototrend

Bagian eksterior mendapat asupan Boss convertion kit guna mengubah wajah asli 240SX. Dari mulai bumper depan, hood, grill, headlights, headlight mounts. Tak hanya itu, ubahan body kit Rocket Bunny juga mengelilingi tubuhnya. Dari mulai front lip, side skirt, fender, diffuser dan GT wing.

Lalu diberikan velg aftermarket Work Seeker GX dengan diameter 17×10 inci Et-28 di depan berbalut ban Yokohama S.drive 225/40R17. Sementara bagian belakang diberikan velg berukuran 17×10,5 inci Et 36 berbalut ban 275/40R17.

Supaya dapat bermanuver lebih baik dan semakin rigid, sektor kaki-kaki ditopangg oleh komposisi coilover kit besutan Powertrix RT dilengkapi Swift sport springs dan konstruksi SPL Pro wishbones.

Foto: mototrend

Menyoal spesifikasi performa, jantung pacu dari mesin KA24DE empat silinder berkapasitas 2,4 liter mengalami ubahan internal. Seperti ubahan pada piston, connecting rods, injektor dan fuel pump. Mesinnya juga mendapat pasokan tenaga dari seperangkat turbo kit Tomei ARMS M8270 dan ubahan detail lainnya.

Menyeimbangkan ubahan mesin,dilengkapi juga SR20-Turbo Elbow, intercooler GReddy Spec R, blow-off valve GReddy Type R , dan Apexi Power FC control unit. Racikan jantung pacunya tersebut digarap ulang oleh bengkel modifikasi mesin BlueMoon Performance.

Sistem girboks transmisi mengalami ubahan menggunakan Tomei 2-way limited-slip differential, GReddy cover, ACT clutch & flywheel, serta Driveshaftshop aluminum cardan shaft. Komposisi terbaru dari mesin tersebut menghasilkan gas buang yang disalurkan hingga menuju serangkaian exhaust system. Meliputi Bottom-mount manifold, Greedy downpipe, Tomei-Titan test pipe, dan Tomei-Titan exhaust system.

Terakhir, cengkraman rem diperkuat menggunakan komponen brake system milik Nissan 300ZX. Paket pengereman optimal tersebut berisikan kampas rem, piringan rem, dan selang rem braided.

Foto: superstreetonline/mototrend

Senada ubahan eksterior, di ruang interior masih kesan sporty kian menguat. Terutama dua buah bucket seat merek Bride Histrix, Bride seat consoles, sabuk pengaman Tomei, dan setir kemudi sporty dari Tomei sports. Supaya setir bisa disesuaikan dan dilepas pasang disematkan Works Bell Quick Release hub. Begitu pula tampilan panel instrumen versi OEM 240SX masih terlihat rapi.

Meski sudah ditanamkan custom rollcage, bagian interior didominasi oleh bahan kulit sintetis. Seperti dasbor, konsol tengah, panel pintu, armrest dan headliner berkat garapan apik Frasier Auto Upholstery.

Perangkat hiburannya masih menggunakan head unit bawaan tapi sudah dilengkapi sistem retro hi-fi system yang dapat terhubung dengan bluetooth.

Foto: Mototrend

Related Articles

Stay Connected

22,503FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles