Modifikasi Mesin NA Stage 3: Fokus Tingkatkan Kompresi dan Top Speed

0
Foto: YouTube That Dude in Blue
- Advertisement -

NMAA News – Masuk ke tahap yang lebih tinggi atau Stage 3 sektor modifikasi terbilang lebih detail. Pada tahap ini mengkonfigurasikan ubahan mesin untuk mencapai semburan tenaga lebih besar, bahkan tenaga bawaan bisa meningkat sekitara 70% hingga 100%.

Stage 3 ini sama-sama mengalami ubahan kompleks meningkatkan kompresi. Dari mulai mengganti piston, stang piston, kruck as, crank saft dan fly wheel. Selain itu, ubahan girboks diantaranya mengubah gear ratio. Fungsinya jelas untuk medium mencapai top speed.

Usai proses instalasi final, lanjut dengan mengganti Gear Ratio dan Final Gear Ratio mobil jadi lebih pendek. Sehingga, dapat terakomodasi dengan output power mesin kamu yang besar dan tetap pada limit engine Speed yang aman di kisaran 8000Rpm.

Foto: junauto.co.jpn

Misalnya mobil bermesin 1600cc dengan output 120 dk  mampu dibesut kencang sampai 200 Kpj dibanding dengan mobil niaga seperti truck dengan mesin 2300cc dan 20 dk hanya mampu top speed di kisaran 160-170km/h. Kondisi ini dikarenakan gear box dan final gear ratio memuat konfigurasi capai kecepatan tinggi.

Dari sejumlah penyebutan upgrade performa dari mulai Stage 1, 2 dan 3 sebenarnya tidak membatasi penggunaan parts tertentu. Karena kembali lagi ke kebutuhan dan peruntukan tiap mobil. Pastinya, berapa banyak Horse Power atau daya kuda (dk) yang dimanfaatkan usai proses tuning.

Foto: carthrottle

Khusus untuk tahap Pro atau Stage 4 sejumlah ubahan diikuti penggantian part untuk memaksimalkan weight reduction. Tingkatan tersebut sudah dipastikan kalau tenaga mesin disetel untuk keperluan kompetisi yang dapat meningkat hingga 100%. Tahap ini juga diikuti dengan memasang komponen Force Induction (FI) seperti Turbocharger atau Supercharger.

- Advertisement -